Berita Nasional
Keluarga Pasien jadi Korban Rudapaksa Dokter PPDS Unpad di RSHS, Diberi Obat Bius
Keluarga pasien menjadi korban tindakan keji dokter dokter residen anestesi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Hasan Sadikin
TRIBUNJAMBI.COM, BANDUNG - Keluarga pasien menjadi korban tindakan keji dokter residen anestesi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat.
Kasus ini kemudian viral di media sosial setelah dibagikan sejumlah akun.
Dokter residen anestasi PPDS dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) berinisial PAP itu diduga merudapaksa keluarga pasien.
Modusnya, pelaku memberikan obat bius yang membuat korban tidak sadarkan diri.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula saat korban menunggu pasien di RS tersebut.
Pelaku kemudian mengarahkan korban melakukan prosedur medis.
Dalam beberapa unggahan yang viral, korban mengaku tidak begitu mengerti prosedur medis, sehingga hanya manut dengan perintah si dokter.
Namun, alih-alih melakukan prosedur yang benar, pelaku justru membius korban.
Pelaku diketahui memberikan obat midazolam hingga korban tak sadarkan diri.
Beberapa jam kemudian, korban pun sadar, namun ia merasakan sakit pada area kemaluannya.
Saat itu juga, korban meminta visum ke dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SPOG).
Hasilnya, didapati ada bekas sperma yang menempel.
Unpad dan RSHS Ambil Sikap
Unpad dan RSHS Bandung telah menerima laporan kasus dugaan rudapaksa tersebut.
Sopir Ambulans Dihajar Polisi meski Sudah Teriak 'Medis' saat Demo di Solo |
![]() |
---|
Puan: Tunjangan Rumah Rp50 Juta untuk DPR RI Tetap Berlaku hingga Oktober |
![]() |
---|
Pesan Terakhir Abay Fotografer Humas DPRD Makassar sebelum Ditemukan Meninggal |
![]() |
---|
Respons Eko Patrio dan Sejumlah Anggota DPR RI usai Ojol Meninggal Dilindas Rantis Brimob |
![]() |
---|
Daftar 29 Wakil Menteri Prabowo yang Harus Mundur dari Komisaris BUMN |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.