Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Wanita dalam Mobil, Dicekik dan Dipiting hingga Tewas

Terungkap cara oknum TNI AL Balikpapan, Jumran alias J (23), menghabisi nyawa jurnalis wanita di Bajarbaru, Juwita (23).

Editor: Suci Rahayu PK
Banjarmasinpost.co.id/ist
REKONSTRUKSI: TNI Angkatan Laut menggelar rekonstruksi terbuka guna mengungkap kronologi pembunuhan terhadap jurnalis Juwita oleh prajurit TNI AL Jumran. 

TRIBUNJAMBI.COM- Terungkap cara oknum TNI AL Balikpapan, Jumran alias J (23), menghabisi nyawa jurnalis wanita di Bajarbaru, Juwita (23).

Tersangka Jumran memiting dan mencekik Juwita hingga tewas dalam mobil.

Ini terungkap dala, rekonstruksi yang digelar di Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (5/4/2025).

Dalam proses rekonstruksi tersebut, J hadir dengan tangan diborgol dan kaki dirantai. 

Kuasa hukum keluarga Juwita, Dedi Sugianto mengatakan dalam proses rekonstruksi tersebut J memeragakan 33 adegan. 

Termasuk, adegan saat J menghabisi nyawa Juwita

Melansir Kompas.com, pembunuhan Juwita bermula ketika J datang ke Banjarbaru untuk menemui korban. 

Setibanya di sana, J langsung menyewa sebuah mobil.

Di dalam mobil tersebut, J menghabisi nyawa Juwita dengan mencekik dan memitingnya. 

Baca juga: Pertemuan Awal Lisa Mariana dan Ridwan Kamil di Hotel Palembang, Hamil, Dibiayai-Kelahiran Anaknya

Baca juga: KPU Lakukan Rekapitulasi Berjenjang PSU Pilkada Bungo Jambi

"Kalau kita lihat rekonstruksi hari ini, itu fokusnya ada pada terjadinya proses sesuai pasal yang disangkakan yakni Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana," ujar Dedi, Sabtu. 

Selama rekonstruksi, sebanyak 106 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan. 

Kepala Seksi Humas Polres Banjarbaru, Iptu Kardi Gunadi mengatakan ratusan anggota dikerahkan sesuai dengan surat perintah.

"Berdasarkan surat perintah, ada 106 anggota yang ditugaskan," ungkap Kardi, Sabtu. 

"Untuk menjaga lokasi rekonstruksi dan jalur akses menuju titik kejadian." 

Diduga Dirudapaksa Sebelum Dibunuh

Namun rekonstruksi ini memperlihatkan adegan rudapaksa terhadap korban,

“Padahal saat autopsi, terdapat cairan putih (sperma) volume cukup banyak di bagian rahim dan luka lebam di kemaluan korban. Ini masih menjadi pertanyaan, apakah sperma ini milik tersangka,” kata Dedi.

Menurut Dedi, jika memang tersangka melakukan rudapaksa terhadap korban, semestinya ada petunjuk dalam rekonstruksi adegan pembunuhan.

“Namun demikian, berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka merupakan rahasia bagi penyidik. Sehingga kami tidak mengetahui secara jelas apa keterangan tersangka saat di BAP,” ujarnya.

Ketua Tim Advokasi Pihak Juwita, Muhammad Pazri menduga ada keterlibatan pihak lain dalam kasus pembunuhan Juwita

Selain itu, Pazri juga mendesak tim penyidik untuk menelusuri kembali rekaman CCTV di sepanjang rute tempat jasad Juwita ditemukan. 

Ia meyakini, Juwita sempat mengalami kekerasan seksual sebelum tewas mengenaskan di tangan J. 

"Proses penyidikan harus menyeluruh, kalau ada mobil, motor, masa pelaku tunggal," paparnya, dikutip dari Banjarmasinpost.co.id, Sabtu.

"Artinya bahwa proses penyidikan harus dilakukan secara menyeluruh termasuk dengan pemeriksaan DNA karena diduga terjadi tindak kekerasan seksual di sana."

Sebelumnya, Pazri juga mengungkap dugaan bahwa Juwita sudah dua kali dirudapaksa J. 

Baca juga: Peristiwa Hotel di Palembang, Urutan Pertemuan Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Bertemu 2021 lalu Hamil

“Berdasarkan alat bukti, kami sampaikan bahwa korban mengalami kekerasan seksual, ini adalah pemerkosaan,” kata Pazri, Rabu (2/4/2025).

Pazri juga menyebut ada sejumlah luka yang ditemukan pada jasad wanita 23 tahun tersebut. 

Di sekujur tubuh Juwita, ditemukan banyak luka memar. 

Selain itu, ditemukan pula cairan putih atau sperma dengan volume cukup banyak di dalam rahim Juwita

Dengan hasil autopsi tersebut, Pazri mendesak penyidik untuk mendalami lebih lanjut kasus ini. 

"Saat autopsi, dokter forensik mengizinkan pihak keluarga untuk menyaksikan, ini murni pembunuhan."

 


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hadirkan Tersangka Jumran, Rekonstruksi Pembunuhan Jurnalis Juwita Dikawal Ratusan Petugas Gabungan", 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Link Nonton The First Frost Lengkap Sampai Tamat, Dracin Diperankan Bai Jingting dan Zhang Ruonan

Baca juga: Membawa Songket Silungkang ke Dunia, Upaya BRI Dukung UMKM Lokal Torehkan Prestasi

Baca juga: Kapan Hasil Pilkada Bungo Pasca PSU Diumumkan? Masih Bisa Digugat ke MK?

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved