Polemik di Papua

Mengenal Satgas Rajawali TNI, Satuan Prada Fuad Siregar, Gugur saat Baku Tembak Dengan KKB Papua

Prada Fuad Siregar, anggota TNI tergabung Satgas Rajawali I dilaporkan gugur saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.

|
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
ILUSTRASI: Ilustrasi Satgas Rajawali TNI. Prada Fuad Siregar, anggota TNI tergabung Satgas Rajawali I dilaporkan gugur saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua. (ist) 

Mengenal Satgas Rajawali TNI, Satuan Prada Fuad Siregar, Gugur saat Baku Tembak Dengan KKB Papua

TRIBUNJAMBI.COM - Prada Fuad Siregar, anggota TNI tergabung Satgas Rajawali I dilaporkan gugur saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua.

Kontak tembak itu terjadi di Kampung Zanamba, Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua Tengah pada Jumat (28/3/2025).

Korban mengalami luka tembak di bagian dada kiri atas dan terjadi pendarahan.

Dalam menjalankan tugas di Papua, Prada Fuad Siregar tergabung dalam Satgas Rajawali I.

Lalu apa itu Satgas Rajawali?

Dilansir Tribunjambi.com dari Tribunnews.com bahwa Satgas Rajawali adalah satuan tugas TNI yang juga dikenal sebagai Kompi Pemburu. 

Satgas ini memiliki kemampuan khusus dalam mengesan jejak dan bertahan banting.

Kemampuan Satgas Rajawali Bergerak secara senyap dalam tim-tim kecil, Memiliki kemampuan sebagai pasukan yang tahan banting, Mampu mengesan jejak. 

Baca juga: Prajurit TNI Gugur Lagi, Prada Fuad Siregar, Satgas Rajawali-KKB Papua Kontak Tembak di Intan Jaya

Baca juga: Komnas HAM Akhirnya Buka Suara, Kecam Aksi Keji KKB Papua Tewaskan Guru, Desak Tindakan Tegas

Satgas Rajawali atau juga dikenal dengan nama Kompi Pemburu ini memiliki kemampuan sebagai pasukan yang tahan banting, termasuk memiliki kemampuan dalam mengesan jejak.

Kompi pemburu saat itu bergerak dalam tim tim kecil, terdiri dari 12 Prajurit dalam 1 tim, bergerak secara senyap.

Dilansir Tribunjambi.com dari google hasil AI Overview menyebutkan Satgas Rajawali merujuk pada satuan tugas (satgas) yang digunakan oleh TNI dalam berbagai operasi.

Diantaranya termasuk di Timor Timur dan Aceh.

Satgas ini seringkali melibatkan Yonif (Batalyon Infanteri), seperti Yonif 123/Rajawali, Yonif 631, dan Yonif 432. 

Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai "Satgas Rajawali":

Satuan Tugas (Satgas):

"Satgas Rajawali" adalah sebutan untuk satuan tugas yang dibentuk untuk melaksanakan tugas-tugas khusus, seperti operasi militer di daerah konflik atau operasi pemeliharaan perdamaian. 

Yonif (Batalyon Infanteri):

Batalyon Infanteri (Yonif) adalah satuan tempur dasar dalam TNI, dan beberapa Yonif sering terlibat dalam operasi Satgas Rajawali

Contoh Yonif yang Terlibat:

Yonif 123/Rajawali

Batalyon Infanteri di bawah Komando Korem 023/Kawal Samudera, Kodam I/Bukit Barisan. 

Baca juga: 3 Oknum Anggota TNI Diperiksa Terkait Penjualan Senjata Api ke KKB Papua, 8 Urutan Kronologi

Markasnya berada di Padang Sidempuan, Sumatera Utara. 

Yonif 631

Batalyon Infanteri yang pernah terlibat dalam operasi ke Timor Timur dan Aceh, serta bergabung dengan Satgas Rajawali

Yonif 432/Waspada Setia Jaya

Batalyon Infanteri yang merupakan pasukan pemukul reaksi cepat lintas udara, dan juga terlibat dalam operasi Satgas Rajawali di Aceh dan Papua. 

Operasi yang Dilaksanakan:

  • Satgas Rajawali pernah dikerahkan dalam operasi di:
  • Timor Timur (1978-1979, 1984-1985, 1995-1996, 1998-1999).
  • Aceh (1999-2000, 2002-2003).
  • Irian Jaya (1990-1991).
  • Papua (2004-2005). 

Prada Fuad Siregar Gugur

Prada Fuad Siregar dikabarkan gugur saat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Zanamba, Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua Tengah pada Jumat (28/3/2025).

Adapun baku tembak tersebut antara Satgas Rajwali I dengan kelompok separatis itu.

Situasi yang membuat Intan Jaya itu memanas mengakibatkan satu personel terkena tenbakan.

Korban yang mengalami luka tembak tersebut bernama Prada Fuad Siregar.

Prada Fuad Siregar dilaporkan terkena luka tembak di bagian dada kiri atas.

Baca juga: Sosok Didimus Yahuli, Bupati Yahukimo Kirim Pesan Suara saat KKB Papua Serang Guru-Nakes, 6 Tewas

Kondisi itu membuat korban mengalami pendarahan dan belum stabil.

Kabar terbaru dilaporkan bahwa Prada Fuad Siregar meninggal dunia.

Personel di lokasi tersebut telah melakukan evakuasi terhadap korban kekejaman KKB Papua itu.

Proses evakuasi korban dari Bandara Sugapa Intan Jaya menuju Bandara Mozes Kilangan Timika pada Sabtu (29/3/2025) skeitar pukul 8.45 WIT.

Evakuasi tersebut menggunakan helikopter.

Jenazah kemudian dibawa menuju Rumkit Tk. IV Timika Kesdam XVII/Cenderawasih, Mile 32 untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Hingga berita ini dipublikasikan, Tribun belum menerima keterangan resmi dari pihak terkait.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: TERUNGKAP TKP Oknum TNI AL Habisi Jurnalis Wanita di Banjarmasin, Diduga Ada Perencanaan

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Idul Fitri 1446 Hijriah Cocok Dibagikan di Media Sosial

Baca juga: Harga Emas di Jambi Hari Ini Tembus Rp10,650 Juta per Suku, Cek Rincian Lengkap di Sini!

Baca juga: Sosok Inspiratif Desak Putu Queenara, Siswi SMA Taruna Diterima di 11 Kampus Top Dunia

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved