Berita Viral
Proyek Ridwan Kamil Disegel Dedi Mulyadi, Jembatan Rp 800 Miliar di Bogor Bermasalah: Hutan Rusak!
Banjir bandang di Sukabumi dan Jakarta membuat Gubernur Jawa menyegel jembatan gantung di Bogor mulai Kamis (6/3/2025).
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Banjir bandang di Sukabumi dan Jakarta membuat Gubernur Jawa menyegel jembatan gantung di Bogor mulai Kamis (6/3/2025).
Ya, jembatan gantung yang dibangun dari hasil Gubernur sebelumnya Ridwan Kamil dinilai Dedi Mulyadi menyebabkan kerusakan hutan.
Padahal jembatan gantung sepanjang 530 meter itu menjadi daya tarik wisataan.
Namun melihat kondisi banjir bandang semakin parah, jembatan yang menghabiskan anggaran Rp 800 miliar itu harus disegel Dedi Mulyadi.
Selain itu adal pelanggaran dalam regulasi lingkungan.
Pelanggaran regulasi itulah yang membuat ekosistem di kawasan Puncak Bogor jadi rusak.
Baca juga: Santainya Aang Tahu Anak Istrinya Tewas Berpelukan Terseret Banjir, Nyaris Diamuk Warga yang Emosi
Baca juga: Ngeyel Bos Hibisc Fantasy Berujung Dimaki Dedi Mulyadi, Nekat Lawan Aturan: Makanya Bencana Terjadi
Baca juga: Masya Allah Ibu Non Muslim Umrahkan Anak hingga Rp 35 Juta, Tangis Pecah Antar Anak ke Bandara
Saat mengunjungi dampak dari alih guna lahan di kawasan tersebut, Dedi Mulyadi bahkan tak kuasa menahan tangisnya.
"Lah, itu sudah ada bangunan ya (jembatan gantung), itu yang paling melanggar. Lihat itu terbelah sampai longsor," kata Dedi sambil menunjuk tempat wisata jembatan di EAL.
Dedi juga menyebut bahwa pembangunan di kawasan tersebut mengganggu kondisi alam.
"Nggak boleh harusnya ini (dibangun wisata jembatan). Tempatnya memang bagus begini, tapi kan ada yang terganggu (warga jadi korban). Masak alam kayak gini aja diganggu," ucap Dedi.
Eiger Adventure Land dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp 800 miliar, dan berada di lahan seluas 325 hektar di kaki Gunung Gede Pangrango.
Dengan klaim sebagai ekowisata berstandar internasional, tempat ini menawarkan berbagai fasilitas, termasuk jembatan gantung, kereta gantung, forest adventure, dan perkampungan tradisional.
Sebelumnya, proyek pembangunan EAL didukung oleh berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta pemerintah daerah.
Bahkan acara peletakan batu pertama atau ground breaking yang dilakukan pada Sabtu (23/10/2021) juga dihadiri Gubernur Jawa Barat periode sebelumnya yaitu Ridwan Kamil.
Pengelola proyek juga mengeklaim telah memenuhi izin yang ketat dari KLHK, dengan hanya 1,75 persen dari total lahan yang dijadikan area terbangun.
Terungkap Pratama Arhan dan Azizah Salsha Sejak Awal Penikahan Sudah Beda Pandangan |
![]() |
---|
Detik-detik Ahmad Dhani Diancam Diusir dari Rapat RUU Hak Cipta: Potong Ucapan Judika dan Ariel NOAH |
![]() |
---|
Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Orang Kaya di Rimbo Bujang Tebo Sempat Mau Jadi Bupati |
![]() |
---|
Apa Itu Termul? Ormas Baru Besutan Firdaus Oiwobo yang Siap Bela Jokowi |
![]() |
---|
Tahan Tangis Jaja Miharja Terima Penghargaan dari Presiden Prabowo: Kita Rakyat Pasti Gembira |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.