Ramadhan 2025
Rektor UNJA Pimpin Safari Ramadan Pertama di Masjid Nurhasanah
Safari Ramadan ini dipimpin oleh Rektor UNJA, Prof. Helmi, yang didampingi oleh para guru besar, dosen, ketua dan anggota DWP, serta para civitas
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Hangatnya suasana silaturahmi dalam kegiatan Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) kembali terjalin antara pimpinan dan civitas akademika UNJA dengan masyarakat sekitar.
Pada hari pertama penyelenggaraan Safari Ramadan, dilaksanakan di Masjid Nurhasanah, Perumahan Kembar Lestari pada hari Minggu (02/03/2025) malam.
Safari Ramadan ini dipimpin oleh Rektor UNJA, Prof. Helmi, yang didampingi oleh para guru besar, dosen, ketua dan anggota DWP, serta para civitas akademika UNJA lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta mengenalkan UNJA lebih luas kepada warga sekitar.
Rektor UNJA, Prof. Helmi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini merupakan salah satu upaya UNJA untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya dalam memperkenalkan kampus kepada calon mahasiswa.
“Kami ingin UNJA semakin dikenal oleh masyarakat, khususnya di Jambi dan Muaro Jambi. Kami juga mendorong generasi muda untuk melanjutkan pendidikan di UNJA sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jelas Rektor.
Zakaria Bustamar, selaku Dewan Pembina Masjid Nurhasanah, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran tim Safari Ramadan UNJA. Ia juga mengapresiasi perhatian dan motivasi yang diberikan kepada pengurus masjid serta berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut.
Baca juga: Sosok Gusnar Ismail, Gubernur Gorontalo Periode 2025-2030
Baca juga: Safari Ramadan di Sungai Penuh, Gubernur Al Haris: Momentum Mempererat Persatuan dan Kesatuan
“Kami sangat bersyukur atas kunjungan ini dan berharap kegiatan Safari Ramadan UNJA terus berlanjut di masa mendatang. Semoga keberkahan selalu menyertai tim Safari Ramadan dan UNJA,” ujar Zakaria.
Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan dan kenang-kenangan dari UNJA kepada Masjid Nurhasanah sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan sarana ibadah di lingkungan masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Prof. Dr. Supian, S.Ag., M.Ag. Dalam kultumnya, ia mengajak jemaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas keimanan.
“Ramadan adalah gambaran surga. Di bulan ini, kita diajarkan untuk memiliki karakter penghuni surga, yaitu memiliki jiwa yang tenang (Hayyin), bertutur kata lembut (Layyin), bersikap ramah (Qarib), dan mempermudah urusan orang lain (Sahl),” paparnya.
Dosen Agama UNJA, Dr. Mulyadi, S.Ag., M.Pd.I., juga menyampaikan harapannya agar Safari Ramadan UNJA bisa semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih besar.
“Masjid Nurhasanah masih dalam tahap pembangunan, kami berharap doa dan dukungan dari semua pihak agar dapat segera rampung. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan semakin ramai di tahun-tahun mendatang,” ujar Dr. Mulyadi.
Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan pelaksanaan ibadah terawih yang diimami oleh Dr. H. M. Amin Qodri, S.H., LLM dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah antara tim UNJA dan masyarakat sekitar Masjid Nurhasanah. Diharapkan, kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara UNJA dan masyarakat serta membawa keberkahan bagi semua pihak.
Kunjungi www.unja.ac.id untuk melihat berita lainnya. (adv)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Sosok Gusnar Ismail, Gubernur Gorontalo Periode 2025-2030
Baca juga: Safari Ramadan di Sungai Penuh, Gubernur Al Haris: Momentum Mempererat Persatuan dan Kesatuan
Baca juga: Daftar Harta Kekayaan Noer Fajrieansyah, Suami Menkomdigi Meutya Disebut di Kasus Dugaan Impor Gula
Prediksi Skor dan Statistik Molde vs Legia Warszawa di Liga Konferensi Eropa, Kick off 00.45 WIB |
![]() |
---|
Sosok Gusnar Ismail, Gubernur Gorontalo Periode 2025-2030 |
![]() |
---|
Kekayaan Menkomdigi Meutya Hafid Capai Rp27,3 M, Hutang Rp8,6 M, Suami Disebut di Impor Gula |
![]() |
---|
Safari Ramadan di Sungai Penuh, Gubernur Al Haris: Momentum Mempererat Persatuan dan Kesatuan |
![]() |
---|