Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Jalan Jambi Padang Putus Total

Jalan Nasional Jambi-Sumbar Terputus akibat Longsor di Bungo, BPBD Imbau Warga Waspada

Akses jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat terputus akibat longsor di Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan

|
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Capture video ist
JEMBATAN - Hari ini, Selasa (4/3/2025) perakitan jembatan darurat penghubung Jmabi-Sumatera Barat mulai dilakukan. Diketahui, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Jambi-Sumbar di Bungo amblas tergerus air sungai, Minggu (2/3/2025) siang. 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO – Akses jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat terputus akibat longsor di Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Selasa (4/3/2025).

Longsor terjadi setelah curah hujan tinggi membuat debit air Sungai Tukum II meluap, sehingga menggerus tanah di sekitar badan jalan hingga ambles.

Kepala BPBD Kabupaten Bungo, Zainadi, menjelaskan bahwa hujan lebat mengguyur daerah tersebut sejak Minggu (2/3/2025) malam hingga siang hari.

"Debit air di hulu Sungai Tukum II meningkat drastis dan tak tertampung oleh gorong-gorong yang ada di jalan ini. Akibatnya, air meluap dan menggerus badan jalan hingga putus," ujar Zainadi kepada Tribun Jambi.

Jalan yang terdampak ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Bungo, Jambi, dengan Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

"Pasca kejadian, kami langsung menurunkan tim BPBD Bungo untuk meninjau lokasi dan melakukan langkah penanganan awal," tambahnya.

Zainadi juga mengingatkan bahwa berdasarkan rilis BMKG, hingga akhir Maret 2025, wilayah Bungo masih berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

"Kami mengimbau masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan bencana lainnya," katanya.

Di Kabupaten Bungo sendiri terdapat empat aliran sungai besar, yakni, Sungai Batang Jujuhan, Sungai Batang Tebo, Sungai Batang Bungo dan Sungai Batang Pelepat.

Sebagai langkah pencegahan dan mitigasi bencana, BPBD Bungo juga telah membentuk grup WhatsApp di setiap kecamatan sebagai sarana komunikasi dan penyebaran informasi tanggap darurat.

"Melalui grup ini, masyarakat dapat lebih cepat mendapatkan informasi terkait kewaspadaan dan langkah-langkah tanggap bencana," tutupnya.

Baca juga: Putusnya Akses Jalan Jambi-Sumbar Picu Kemacetan Panjang di Bungo

Baca juga: Jalan Ambles di Kabupaten Bungo, Akses Nasional Penghubung Jambi-Sumatera Barat Terputus

Baca juga: BPJN Konfirmasi Jembatan Bailey di Bungo Jambi Belum Layak Dilalui Hari Ini

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved