Berita Merangin
Pemuda di Merangin Diduga Dianiaya Oknum TNI, Luka -luka Lebam di RSUD Abunjani
Dengan kondisi fisik melemah, pandangan kabur, dan kepala pusing, warga Kabupaten Merangin itu harus menjalani perawatan intensif.
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: asto s
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tubuh R yang terbaring di di Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko, Kabupaten Merangin, dipenuhi lebam dan memar, Rabu (3/6/2026). Luka tampak di kepala, mulut, punggung, tangan hingga kaki.
Dengan kondisi fisik melemah, pandangan kabur, dan kepala pusing, warga Kabupaten Merangin itu harus menjalani perawatan intensif.
R jadi korban penganiayaan yang diduga melibatkan oknum anggota TNI.
Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut disebut terjadi di lingkungan Makodim 0420/Sarko pada Selasa (2/6/2026).
Kuasa hukum korban, Andrianto, menuturkan R diduga berada di lokasi tersebut sejak sekitar pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Selama berada sana, R diduga mendapat tindak kekerasan yang mengakibatkan luka memar dan lebam di hampir seluruh bagian tubuhnya.
Akibatnya, kondisi fisik R menurun drastis hingga harus mendapatkan penanganan medis.
Pihak keluarga yang menerima mendapat kabar mengenai kondisi R, mengecek ke sana. Di sana, keluarga mendapati korban dalam keadaan memprihatinkan.
"Kami menemukannyua di salah satu ruangan. Kondisinya sangat memprihatinkan. Lebam di punggung, mulut, kepala, tangan, kaki, hampir di seluruh tubuhnya," ujar Andrianto.
Dibawa ke Polres Merangin
Setelah kuasa hukum dan keluarga datang, R dibawa ke Polres Merangin untuk proses awal, kemudian dirujuk ke rumah sakit guna menjalani perawatan medis.
Andrianto menyatakan pihaknya telah mendokumentasikan kondisi korban melalui foto dan video sebagai bagian dari alat bukti.
Dia meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan dan berkeadilan.
Sementara itu, pihak keluarga berharap Polisi Militer maupun pihak berwenang dapat mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut dan memberikan kepastian hukum.
Menurut Andrianto, apa pun latar belakang persoalan yang terjadi, tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan.
| Bupati dan Wabup Merangin Hadiri Akad Nikah Putri Sekda Zulhifni |
|
|---|
| Pemkab Merangin Kembali Raih Opini WTP atas LKPD 2025 |
|
|---|
| Bupati M Syukur Sebut GP Ansor dan Banser Mitra Strategis Pembangunan |
|
|---|
| Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati M Syukur Tekankan Disiplin ASN |
|
|---|
| Bupati M Syukur Resmikan Car Free Day Merangin, Dorong Gaya Hidup Sehat dan UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/LUKA-LUKA-Rendy-korban-penganiayaan-yang-diduga-dilakukan-aparat.jpg)