Jalan Jambi Padang Putus Total

Penampakan Jembatan Darurat Jambi-Sumbar di Bungo, Cuma Bisa Lewat 1 Truk Batas Maksimal 20 Ton

Tampak, kendaraan bermuatan 20 ton melintas jembatan tersebut. Polisi serta warga sekitar menyaksikan proses uji coba.

Penulis: Sopianto | Editor: Duanto AS
Tribunjambi.com/ Sopianto
JEMBATAN DARURAT - Jembatan bailey penghubung jalan Jambi-Sumbar di Desa Sirih Sekapur Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo sudah bisa dilewati, Rabu (12/3/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Jembatan bailey di Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, sudah bisa dilewati, Rabu (12/3/2025). 

Artinya jalan Jambi-Sumatra Barat yang putus di Jalan Lintas Sumatera Km 58, sudah tersambung.

Setelah jembatan bailey itu terpasang, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah Jambi sudah melakukan uji coba kekuatan jembatan darurat tersebut.

Tampak, kendaraan bermuatan 20 ton melintas jembatan tersebut. Polisi serta warga sekitar menyaksikan proses uji coba.

Kepala BPJN Wilayah Jambi, Ibnu Kurniawan, mengatakan kendaraan sudah bisa melintas pada Selasa (11/3) malam.

Kendaraan yang bertonase di bawah 20 ton, bisa melintas jembatan dengan sistem bergantian

"Kendaraan yang melintas diatas jembatan teknis buka tutup," ungkapnya.

Sedangkan kendaraan yang bertonase lebih dari 20, diarahkan untuk mencari jalur alternatif, atau membongkar barangnya. 

Jembatan bailey yang dibangun BPJN itu memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,5 meter, dengan kekuatan 20 ton.

Sejak kemarin siang, antrean panjang kendaraan terlihat di Dusun Sirih Sekapur. Para pengemudi ingin melintas, tanpa memutar melewati jalur alternatif. 

Jalur Alternatif Masih Dilewati

Informasi yang dihimpun Tribun, kendaraan dari Jambi ke Sumbar masih bisa melewati jalur alternatif.

Sebelumnya, Polres Bungo menginformasikan jalur alternatif yang bisa digunakan selama Jalinsum Jambi-Padang Km 58 putus.

Kendaraan roda dua dan empat bisa menggunakan jalur alternatif via Padang Lama. Melewati Simpang Somel-Rimbo Bujang-Simopang Lopon (belok kiri) - melewati Tujuh Koto - Koto Baru (Dhamasraya )

Untuk kendaraan roda enam ke atas, diarahkan untuk istrahat di bahu jalan atau balik kanan, sementara perbaikan jalan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved