Jalan Jambi Padang Putus Total

Putusnya Akses Jalan Jambi-Sumbar Picu Kemacetan Panjang di Bungo

Putusnya akses jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat telah menyebabkan kemacetan panjang.

Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/ Frengky Widarta
JALAN AMBLAS - Putusnya Akses Jalan Jambi-Sumbar Picu Kemacetan, Selasa (04/03). 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO – Putusnya akses jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat telah menyebabkan kemacetan panjang, terutama untuk kendaraan distribusi barang. 

Kemacetan terjadi baik untuk kendaraan yang hendak menuju Jambi maupun Sumatera Barat, pada Selasa (04/03).

Kejadian ini bermula setelah bencana longsor dan amblesnya jalan nasional penghubung tersebut pada Minggu (02/03) siang, yang menyebabkan akses transportasi terputus total. 

Baca juga: Jalan Ambles di Kabupaten Bungo, Akses Nasional Penghubung Jambi-Sumatera Barat Terputus

Banyak kendaraan distribusi pengangkut barang yang terpaksa berhenti dan menunggu hingga jembatan sementara (Bailey) selesai dibangun. 

Akibatnya, kemacetan terjadi di sekitar 100 meter dari lokasi jalan ambles dan terputus.

Salah seorang sopir truk pengangkut barang yang menuju Jambi dari Sumatera Barat mengatakan, sejak jalan ambles, dirinya dan sopir truk lainnya terpaksa menunggu di pinggir jalan sampai akses kembali dibuka. 

"Sejak jalan di Desa Sirih Sekapur ini ambles, kami sopir truk bermuatan barang terpaksa menunggu sampai jalan yang terputus bisa dilalui lagi," kata salah satu sopir truk yang enggan disebutkan namanya.

Antrian panjang kendaraan truk yang parkir di sisi jalan semakin memperparah kemacetan di kawasan tersebut.

Baca juga: Jembatan Bailey Jambi-Sumbar di Bungo Besok Bisa Dilewati, Kendaraan Berat Lewat Jalan Alternatif

Kasatker BPJN Wilayah II Provinsi Jambi, Diaz Shodiq, S.T., M.T., menyatakan, pasca longsor dan amblesnya jalan yang terputus sekitar 20 meter akibat tergerus air sungai Tukum II yang meluap, pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian pada hari Minggu sore (02/03).

"Kami BPJN Wilayah II Provinsi Jambi sudah mulai bergerak sejak sore hari pasca kejadian. Kami juga telah memobilisasi alat berat dan material jembatan Bailey, serta alat ekskavator dari PU PR Kabupaten Bungo," ujar Diaz Shodiq.

Diaz menambahkan, pembangunan jembatan sementara (Bailey) diperkirakan akan memakan waktu 3 hingga 4 hari, dan pihaknya bersama instansi terkait akan berusaha untuk menyelesaikan pembangunan tersebut secepat mungkin.

"Selain jembatan Bailey, kami juga akan memasang box culvert di bawah jembatan untuk nantinya membuat jembatan permanen. Harapannya, nantinya jembatan ini dapat dilalui secara dua arah," tambah Diaz. (Reporter Tribunjambi.com/Frengky Widarta)

Baca juga: Menteri PU Langsung Instruksikan Perbaikan Jalan Lintas Jambi-Sumatera Barat yang Putus

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved