Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kalender 2025

Kalender Jawa, Enam Weton yang Piawai Mendapatkan Cinta Lawan Jenis

Penggunaan weton dan pasaran dalam kalender Jawa, merupakan kearifan lokal dalam tradisi masyarakat Jawa yang diwariskan turun temurun.

Penulis: Nurlailis | Editor: Duanto AS

TRIBUNJAMBI.COM- Dalam tradisi kalender Jawa berisi weton dan pasaran.

Penggunaan weton dan pasaran dalam kalender Jawa, merupakan kearifan lokal dalam tradisi masyarakat Jawa yang diwariskan turun temurun.

Menurut asal usulnya, kalender Jawa atau penanggalan Jawa merupakan sistem penanggalan yang digunakan Kesultanan Mataram. 

Penanggalan ini memadukan sistem penanggalan Islam, sistem penanggalan Hindu, dan sedikit penanggalan Julian (Romawi) yang merupakan bagian budaya Barat.

Kalender Jawa memakai dua siklus hari, siklus mingguan yang terdiri dari tujuh hari (Ahad sampai Sabtu, saptawara) dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari lima hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).

Setiap tanggal dalam kalender Jawa memiliki pasaran weton masing-masing dengan nama tertentu.

Mengutip pendapat Pakar Budaya Jawa dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Djoko Sulaksono, weton merupakan hari dan tanggal kelahiran seseorang dalam kalender Jawa

Setiap tanggal dan hari kelahiran, diyakini memiliki watak dan sifat tertentu.

Sementara pasaran, dalam kalender Jawa atau penanggalan Jawa, merupakan lima hari yang berputar, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon.

Bagi masyarakat yang masih kental bertradisi Jawa, kalender Jawa biasanya dipakai untuk menentukan kegiatan dan hari-hari penting. Seperti kegiatan ritual adat seperti selamatan atau hajatan, aktivitas usaha, dan lain-lain.

Weton Rezeki dan Jodoh

Sebagai informasi, weton Jawa bukan hanya meramalkan tentang rezeki dan hari baik seseorang. 

Weton juga bisa digunakan untuk menentukan jodoh yang sesuai.

Ketepatan weton mendapat jodoh diperoleh dari perhitungan nilai neptu dan pasarannya, yang dijumlahkan dengan weton lawan jenisnya.

Jika dianggap nilai yang dihasilkan sesuai maka pasangan weton dianggap berjodoh.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved