Polemik di Papua

Sosok Aske Mabel, Pimpinan KKB Papua dari Pecatan Polisi Ditangkap Setelah 8 Bulan Pelarian

Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua yang merupakan pecatan polisi, Aske Mabel ditangkap Satgas OCD setelah delapan bulan pelarian

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
PIMPINAN KKB PAPUA  DITANGKAP - Salah satu pimpinan KKB Papua, Aske Mabel berhasil ditangkap di Yalimo pada Rabu (19/2/2025). Tampak sejumlah anggota Satgas Damai Cartenz meringkus Aske yang merupakan pecatan polisi.  

TRIBUNJAMBI.COM - Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua yang merupakan pecatan polisi, Aske Mabel ditangkap Satgas OCD setelah delapan bulan pelarian, Rabu (19/2/2025).

Pecatan anggota Polres Yalimo itu dikabarkan membelot setelah kabur usai mencuri empat pucuk senjata api.

Bahkan dia dikabarkan menjadi salah satu pimpinan di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.

Lalu siapa sebenarnya Aske Mabel? Berikut profil Aske Mabel dilansir dari Tribun Papua.

Bripda Aske Mabel awalnya merupakan Anggota Polres Yalimo, Papua Pegunungan.

Pada pertengahan tahun 2024 lalu, Aske Mabel dalam kondisi mabuk minuman keras kabur dengan membawa 4 pucuk senjata api jenis AK China, Minggu (9/6/2024).

Lalu dengan menenteng tas, ia berdalih untuk mengisi daya baterai telepon seluler miliknya.

Oknum anggota Polres Yalimo, Papua Pegunungan, Aske Mabel (23) diduga membawa lari empat pucuk senjata api dari Polres Yalimo, Papua Pegunungan, Minggu (9/6/2024) pagi.

Baca juga: BREAKING NEWS: KKB Papua Aske Mabel Ditangkap, Pelarian 8 Bulan Eks Polisi Berakhir

Baca juga: KKB Papua Aske Mabel Ditangkap, Ini 9 Catatan Kejahatan Eks Polisi Itu Selama 8 Bulan Pelarian

Bripda AM membawa lari empat pucuk senjata api laras panjang jenis AK.

Tak hanya itu dia juga membawa puluhan butir amunisi milik Polri.

Informasi yang diterima Tribun, sebelum melakukan aksinya, pelaku mendatangi Mapolres Yalimo di Elelim menggunakan pakaian preman dan menumpang charge handphone.

Pelaku yang dalam keadaan mabuk kemudian membawa ransel besar dan mendatangi ruangan tempat penyimpanan senjata api.

Bripda Aske Mabel lalu memasukkan tiga pucuk senjata ke dalam tas ransel serta satu pucuk dipegang.

Usai memasukkan empat senjata api laras panjang ke dalam tas, Aske kabur dan sempat menodongkan senjata ke rekannya petugas piket.

Ia meninggalkan Polres Yalimo pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIT. Aske membawa lari empat senjata api dan 60 butir amunisi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved