Kades Kohod Arsin Laporkan Media ke Dewan Pers, Merasa Difitnah Soal Pagar Laut Tangerang
Merasa dirugikan oleh pemberitaan media, Kepala Desa Kohod, Arsin, laporkan sejumlah media ke Dewan Pers.
TRIBUNJAMBI.COM - Merasa dirugikan oleh pemberitaan media, Kepala Desa Kohod, Arsin, laporkan sejumlah media ke Dewan Pers.
Aduannya dugaan penyebaran berita fitnah dan hoaks.
Ini seperti dikatakan kuasa hukum Kades Kohod, Yunihar.
Kata dia, pemberitaan yang beredar di media sosial telah mencemarkan nama baik kliennya.
Oleh karenanya, mereka membuat laporan ke Dewan pers.
Yunihar mengatakan telah menelusuri pemberitaan yang menyebar di media online.
Mereka menemukan indikasi pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mendorong mereka untuk melaporkan kasus ini ke Dewan Pers.
Baca juga: Perizinan Belum Selesai Jadi Penyebab Helen’s Play Mart Disegel Sementara
Baca juga: Daftar 15 Wali Kota Bupati Gubernur di Sulawesi Utara Dilantik 20 Februari 2025, Mando s/d Sangihe
"Jadi, kami juga telusuri tracking media dan itu sudah kami laporkan ke Dewan Pers," ujar Yunihar kepada Kompas.com, Rabu (12/2/2025).
Meskipun laporan sudah diajukan, langkah hukum terhadap individu yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi tersebut masih dalam tahap proses.
Yunihar berujar, ia tengah melengkapi bukti-bukti sebelum melanjutkan tindakan hukum.
Terkait jumlah media yang dilaporkan, Yunihar tidak memberikan angka pasti.
Namun, ia memastikan bahwa lebih dari satu media telah dilaporkan.
"Yang dilaporkan? Saya lupa tuh, nanti saya coba tanya lagi ke tim ya. Tapi lebih dari satu sih, yang memang dari pemberitaannya jelas-jelas itu fitnah dan hoaks," katanya.
Meskipun serangan di media sosial terus mengalir, Arsin memilih untuk tidak terlalu merespons.
Menurut Yunihar, kliennya menyadari dinamika dunia digital saat ini, di mana media sosial sering dianggap sebagai "hakim tertinggi".
Perizinan Belum Selesai Jadi Penyebab Helen’s Play Mart Disegel Sementara |
![]() |
---|
Daftar 8 Bupati Wali Kota Gubernur di Kalimantan Timur Dilantik 20 Februari, 3 Pasangan Batal |
![]() |
---|
Atraksi Tatung Meriahkan Cap Go Meh di Kota Jambi, Tusukkan Besi ke Bagian Tubuh |
![]() |
---|
Breaking News Ratusan Orang Geruduk Helens Play Mart, Protes Dugaan Penjualan Miras |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.