Polemik di Papua

Ibunda AKP Tomi Minta Bantuan Presiden Prabowo, Anaknya Hilang saat Kejar KKB Papua

Ibun Kasat Reskrim Briptu Tomi S Marbun, Elfrida Gultom minta bantuan Presiden Prabowo untuk memberikan perhatian pencarian putranya.

|
Editor: Darwin Sijabat
Kompas medan
Ibunda Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Briptu Tomi S Marbun, Elfrida Gultom meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian pada pencarian putranya.  

Dalam patroli bersama itu terdiri dari Kompi C Brimob Teluk Bintuni, Resmob Polres Teluk Bintuni, Satgas Yonif 642/KPS, dan Yonif 763/SBA.

Namun saat penggerebekan itu terjadi Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi S Marbun tergelincir hinga terseret arus sungai.

Baca juga: Profil AKP Tomi Marbun yang Hilang Setelah Baku Tembok vs KKB di Papua Barat

Berikut kronologi Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi S Marbun hilang saat penggerebekan markas KKB Papua itu.

“Pergeseran pasukan TNI-Polri untuk mengejar dan menangkap buron KKB dimulai 15 Desember dengan titik awal di Kampung Argosigemerai SP 5 ,Teluk Bintuni," ujarnya.

Pada 16 Desember 2024, pasukan tiba di kali Meyerga selanjutnya berjalan kaki menuju kali Biru melewati gunung Meyerga. 

"Pada 17 Desember 2024, perjalanan dilanjutkan menuju kali Cempedak, sebagian tim stand by dan sebagian tim bergerak ke Kampung Meyah Lama, lokasi pos KKB pimpinan Marten Aikinggin,” kata Ongky Isgunawan. 

Pada 18 Desember pkl 06.30 WIT, tim memantau wilayah menggunakan drone di sekitar kebun milik Marten Aikinggin.

Setelah terdeteksi keberadaannya, personil gabungan bergerak menuju kebun di seberang kali Rawara.

"Dalam perjalanan menuju target lokasi, Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Iptu Tomi S Marbun tergelincir kemudian hanyut terbawa derasnya arus kali Rawara,” ucap Ongky Isgunawan.

Tim yang belum berhasil menyeberang mencari Tomi S Marbun, sementara tim yang sudah berhasil melewati kali Rawara melanjutkan perjalanan menuju Dusun Sagu Kampung Meyah Lama. 

"Sekira pukul 08.00 WIT Rabu (18/12) terjadi kontak tembak yang mengakibatkan Marthen Aikinggin tewas," ujarnya. 

Kabid Humas membenarkan bahwa pencarian Kampung Meyah Lama masih terus berlangsung.

Ia mengatakan Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Choiruddin Wachid, bersama personil gabungan TNI-Polri serta elemen SAR dibantu dengan helikopter milik Baharkam Polri serta 1 heli lainnya masih melakukan pencarian Kampung Meyah Lama.

"Kami akan terus berusaha secara maksimal. Mohon doa dari seluruh masyarakat agar Iptu Tomi Marbun, seorang pejuang Merah Putih NKRI dapat ditemukan dalam keadaan selamat," katanya.

Sebelumnya diberitakan, satu komandan batalyon Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua bernama Marten Aikinggin di Moskona, Teluk Bintuni, Papua Barat.

Baca juga: 2 Polisi yang Dibacok OTK di Lanny Jaya Gugur, 1 Warga Sipil Kena Tembak, Pelaku Diduga KKB Papua

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved