Berita Viral
Viral Kisah Nenek Maryani di Batanghari Jambi, 4 Tahun Nabung Uang Koin Demi Impian Pergi Haji
Kisah Nenek Maryani rela menabung uang koin selama 4 tahun demi mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah.
Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI- Menunaikan ibadah haji adalah impian besar bagi setiap umat Muslim di dunia.
Namun, untuk mencapai impian tersebut, tidak hanya dibutuhkan kekuatan fisik dan doa, tetapi juga tekad yang kuat dan usaha yang sungguh-sungguh.
Inilah yang dilakukan oleh Nenek Maryani, seorang wanita sederhana asal Desa Pulau Raman, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Jambi.
Nenek Maryani, yang setiap hari menjaga warung kelontong milik anaknya, memiliki impian yang besar untuk pergi haji ke tanah suci.
Untuk mewujudkan impian itu, ia menabung uang koin selama empat tahun.
Di usianya yang sudah 56 tahun, Nenek Maryani tidak menyerah pada keterbatasan, tetapi malah memperjuangkan impian tersebut dengan penuh ketekunan.
Setiap uang koin hasil penjualan sembako di warungnya, ia simpan dengan rapi dalam celengan.
“Setiap ada uang koin, saya simpan di celengan, saya niatkan untuk ibadah haji. Alhamdulillah, Allah kasih jalan,” ujar Maryani.
Pada hari Senin, 10 Desember 2024, Nenek Maryani akhirnya berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 25 juta untuk biaya pendaftaran haji.
Dari jumlah tersebut, Rp 6 juta di antaranya adalah uang receh yang ia kumpulkan dengan penuh kesabaran dan ketekunan.
Uang itu akhirnya disetorkan ke Kementerian Agama Kabupaten Batanghari melalui salah satu bank, yang menerima seluruh uang koin yang dikumpulkan Maryani.
Baca juga: Viral Video Dokter Koas di Palembang Dipukuli Karena Jadwal Jaga
Baca juga: Yati Pesek Tampil di Publik Usai Viral Diejek Gus Miftah, Melayat ke Rumah Dalang Ki Warseno Slenk
Edi, anak Nenek Maryani, dengan bangga menceritakan perjuangan ibunya.
“Di usia senjanya, ibu tetap menabung dengan penuh semangat, hanya demi bisa menunaikan ibadah haji. Keinginan untuk melihat Baitullah dan berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW adalah motivasi terbesar bagi ibu,” katanya.
Kisah Nenek Maryani adalah contoh nyata bahwa menunaikan ibadah haji bukan hanya soal kemampuan finansial, melainkan juga tentang niat yang tulus, usaha tanpa kenal lelah.
Nenek Suryani yakin bahwa impian itu bisa tercapai dengan doa dan perjuangan.

Nenek Maryani menunjukkan bahwa siapa pun, dengan tekad dan kerja keras, bisa mewujudkan impian besar dalam hidupnya, meskipun harus melalui jalan yang tidak biasa.
Kisah inspiratif ini mengingatkan kita bahwa kekuatan hati dan ketekunan adalah kunci utama dalam meraih cita-cita, tak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan.
Dapatkan Berita Terupdte Tribunjambi.com di Google News
Kabar Dosen yang Lempar Skripsi di Universitas Nias, Benarkah Berujung Damai? |
![]() |
---|
Tangis Nikita Mirzan Pecah saat Dengar Jawaban dari Ahli UU ITE, Ternyata Gegara Hal ini |
![]() |
---|
Akhirnya Lita Gading Datangi Polda Butut Laporan Ahmad Dhani, Sentil Pentingnya Kesehatan Mental |
![]() |
---|
Blunder Ahmad Sahroni, Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Imbas Ucapan Orang Tolol Sedunia |
![]() |
---|
Mendadak Rumah Orangtua Pratama Arhan Diserbu Para Gadis, Kondisinya Usai Ceraikan Azizah Disorot |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.