Berita Viral

Viral Macet di Taman Rajo Muaro Jambi karena Antrean Truk CPO, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Viral di media sosial kemacetan panjang yang terjadi di Jalan di Kecamatan Taman Rajo, Muaro Jambi.

|
Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
ist
Viral Macet di Taman Rajo Muaro Jambi karena Antrean Truk CPO, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan 

TRIBUNJAMBI.COM- Viral di media sosial kemacetan panjang yang terjadi di Jalan di Kecamatan Taman Rajo, Muaro Jambi.

Pengguna jalan mengeluhkan praktik parkir sembarangan yang dilakukan oleh truk-truk CPO di jalan raya utama menuju Pelabuhan Duku.

Keluhan ini muncul karena minimnya tempat parkir bagi para pelaku industri di wilayah tersebut.

Sebuah video yang memperlihatkan antrian truk CPO yang parkir di jalan raya sempat viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh seorang pengguna jalan yang mengungkapkan bahwa pemandangan antrean truk tersebut menjadi hal biasa dan mengganggu aktivitas warga sekitar.

Akibatnya, jalan raya yang menuju pelabuhan menjadi sempit dan hanya dapat dilalui satu arah, sehingga menyebabkan kemacetan parah yang berlangsung hingga malam hari.

Menurut warga yang merekam video tersebut, ia mengeluh denga adanya truk-truk CPO milik pemasok yang parkir sembarangan saat membongkar muatan di PT tersebut.

Baca juga: Viral Kecelakaan Truk Batu Bara vs Mobil Pribadi di Tanjung Pauh Muaro Jambi, Korban Luka-Luka

Baca juga: Mantan Gubernur Jambi Zumi Zola Menikahi Putri Zulhas Pertengan Desember 2024 di Jakarta

Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa sudah menegur pihak industri agar tidak parkir di jalan raya yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas warga, terutama bagi anak-anak sekolah yang terlambat karena kemacetan tersebut.

“Pemerintah desa sudah memberikan teguran kepada para pelaku usaha untuk tidak memarkirkan kendaraan di jalan. Ini sangat mengganggu warga. Bahkan anak sekolah terlambat ke sekolah karena jalan jadi satu arah,” ujarnya.

Warga pun berharap agar pihak perusahaan membuat lahan parkir khusus bagi truk-truk tersebut agar masalah ini tidak semakin parah.

"Jangan sampai masyarakat bertindak sendiri, karena kalau sudah marah, kita paham bagaimana jadinya," tambahnya.

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved