Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Nasional

Ojol Bakal Tak Dapat BBM Bersubsisidi? Menteri ESDM Bahlil: Belum Final

Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan skema baru dalam bagi masyarakat BBM bersubsidi, termasuk bagiOjek online atau ojol.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews/Ist/Kolase Tribun Jambi
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan skema baru dalam bagi masyarakat BBM bersubsidi, termasuk bagiOjek online atau ojol. 

BBM subsidi.

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan skema baru dalam bagi masyarakat BBM subsidi, termasuk bagi ojek online atau ojol.

Namun skema subsidi BBM tersebut dikabarkan hingga saat ini belum final.

Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Dia menegaskan bahwa skema terbaru pemberian subsidi BBM tersebut hingga saat ini belum final. 
Hal itu termasuk ketentuan ojek online tidak mendapatkan subsidi BBM.

Bahlil sebagai Ketua Tim Penggodok Kebijakan Energi Tepat Sasaran menyebut skema pemberian subsidi BBM yang baru nanti bertujuan untuk menciptakan distribusi insentif yang adil bagi semua kalangan masyarakat.

"Belum ada keputusan final," kata Bahlil kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/11/2024). 

"Yang jelas kita akan membuat adil semuanya," ujarnya seperti dikutip dati Antara. 

Ketua Umum Partai Golkar itu mengungkap dirinya juga sudah melapor soal rencana skema subsidi BBM yang baru ini kepada Presiden Prabowo Subianto. 

Baca juga: Menteri ESDM Bahlil Sebut ojek online Tak Dapat Subsidi BBM, Ojol Ancam Protes Besar-besaran

Baca juga: Daftar Motor yang Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU

Kini, pihaknya menunggu data penerima yang dikerjakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Saya sudah laporan, datanya kita tinggal tunggu data yang untuk penerima dari keluarga. Itu akan dikerjakan oleh BPS. Sebentar lagi," ucapnya. 

Sebelumnya, asosiasi pengemudi ojek online (ojol), Garda Indonesia, memprotes pernyataan Bahlil Lahadalia yang menyebut ojol tidak termasuk golongan penerima subsidi BBM

Menurut Ketua Umum Garda Indonesia Igun Wicaksono, ojol seharusnya mendapat subsidi BBM karena memainkan peran penting dalam transportasi masyarakat. 

Meski tidak berpelat kuning, Igun menilai seharusnya dianggap sebagai bagian dari angkutan publik. 

"Jika sampai ojol tidak dapat menerima atau mengisi BBM bersubsidi, maka pasti akan terjadi gelombang aksi unjuk rasa besar-besaran di seluruh Indonesia," kata Igun lewat keterangan tertulisnya saat dikonfirmasi Kompas.tv, Jumat (29/11/2024). 

Ia menuturkan, pihaknya sudah berupaya agar status ojol bisa menjadi angkutan umum, serta hak-hak pengemudi ojol terlindungi. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved