Judi Online

Data Intelijen Ungkap 8,8 Juta Orang Main Judi Online di 2024, Berapa Total Transaksinya? 

Data intelijen mengungkapkan bahwa sebanyak 8,8 juta penduduk Indonesia bermain judi online sepanjang 2024.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kompas.com
Menkopolhukam Budi Gunawan sebut Data intelijen mengungkapkan bahwa sebanyak 8,8 juta penduduk Indonesia bermain judi online sepanjang 2024. 

Untuk diketahui, Kasus mafia judi online di lingkungan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) diungkap Polda Metro Jaya. 

Ada 10 dari 18 orang yang ditetapkan tersangka merupakan pegawai internal Komdigi yang berperan jadi pembeking atau pelindung situs judi online dari pemblokiran.

Belakangan kasus ini melebar dan menyebut nama Budi Arie yang notabene adalah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) periode 2023-2024, sebelum nomenklatur kementerian berubah menjadi Kemenkomdigi.

4.000 Prajurit TNI

Sebanyak 4.000 prajurit TNI kedapatan atau terjerumus dalam permainan judi online.

Data tersebut diungkapkan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Puspom TNI menyebutkan bahwa mereka telah dikenakan sanksi.

Sanksi itu mulai dari tindakan disiplin, hukuman ringan, hukuman berat hingga pidana.

Sementara prajurit TNI yang masuk klaster hukuman pidana karena mereka memaksakan diri.

Bahkan menggunakan uang satuan untuk deposit di permainan judi online.

Lantas apa yang menjadi faktor ribuan prajurit TNI terjerumus permainan judi online?

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto menerangkan, faktor usia dan waktu senggang jadi dua alasan mereka bisa terjerumus judi online.

Usia prajurit yang masih muda ditambah dengan keseharian penggunaan gawai di waktu-waktu senggang membuat mereka rentan terpapar.

“Faktornya kita namanya TNI kan dengan usia seusia mereka ini yang hari-harinya memegang hp, sehingga mudah ini untuk mereka menggunakan dalam hal pada saat waktu-waktu luang,” ucap Yusri ditemui di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta Timur, Kamis (14/11/2024).

Yusri menampik jika disebut faktor kesejahteraan yang menjadi alasan para prajurit bermain judi online.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved