Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

DPRD Provinsi Jambi

DPRD Provinsi Jambi Minta Anggaran Tambahan Karhutla di Gunakan Efektif

Anggota DPRD Provinsi Jambi meminta anggaran tambahan digunakan efektif. Anggaran tambahan ini teranggarkan pada APBD Perubahan 2024.

Tayang:
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rohmayana
Tribunjambi.com/ M Yon Rinaldi
Wakil I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD ) Provinsi Jambi memberikan dukugan yang positif terhadap penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi.

Hal ini dapat di lihat dengan di setujui nya APBD P untuk dana penanganan Karhutlah di Provinsi Jambi.

Pasca diperpanjang status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hingga November 2024, Dewan meminta anggaran tambahan digunakan efektif. Anggaran tambahan ini teranggarkan pada APBD Perubahan 2024.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata mengingatkan agar penggunaan anggaran tambahan digunakan efektif sesuai kebutuhan. Akan digunakan untuk tambahan 20 hari di posko lapangan. 

"Anggaran agar digunakan sesuai dengan kebutuhannya, artinya jika ada anggaran berlebih (sisa) maka harus dikembalikan ke kas daerah," jelasnya beberapa waktu yang lalu.

Ia menyatakan dari laporan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi terdapat anggaran tambahan penanganan Karhutla sebanyak Rp 894.730.000. 

Hal itu telah dibahas bersama DPRD Provinsi Jambi, Rinciannya Rp 621.470.000 untuk penambahan 20 hari posko lapangan. Serta Rp 273.260.000 untuk satgas darat dan udara kegiatan brifing posko harian," sampainya.

Baca juga: Daftar Ketua, Waka dan Komisi di DPRD Provinsi Jambi Periode 2024-2029

Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Jambi Ingatkan ASN dan Kades Netral saat Pilkada Serentak 2024

Ivan berharap anggaran perubahan itu cukup untuk 11 posko yang dibiayai APBD dari total 62 posko yang ada.

Ia menjelaskan nantinya untuk helikopter waterboombing tak menggunakan anggaran Pemda. Karena status Siaga Darurat masih berlangsung, artinya menjadi tanggungan pusat (BNPB).

"Yang jelas koordinasi kita dengan BNPB sinergi sangat berjalan dengan bagus," katanya.

Sementara untuk anggaran di APBD murni, kata Ivan, pos anggaran Karhutla di BPBD sudah terealisasi semua sebanyak Rp 1,1 Miliar. (*)

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved