Menteri Prabowo Gibran
Siapa Menteri Pendidikan Kabinet Prabowo? Ini Profil, Biodata, Pendidikan, Karir & Karya Abdul Mu’ti
Presiden Prabowo Subianto bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka telah mengumumkan nama menteri dan wamen yang akan membantu pemerintahan 5 tahun nanti
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah mengumumkan nama menteri dan wakil menteri yang akan membantu pemerintahan lima tahun kedepan.
Presiden Prabowo pun telah melantik sebanyak 48 menteri dan 5 kepala lembaga.
Belakangan ramai pembahasan di sosial media terkait sosok yang akan memimpin keberlangsungan dunia pendidikan.
Sebelumnya Menteri Pendidikan, Riset dan Teknologi dipimpin Nadiem Makarim.
Lalu siapa menteri yang ditunjuk Prabowo Subianto untuk membantunya dalam Kabinet Merah Putih?
Untuk diketahui bahwa dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo mengubah nomenklatur dan membuat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah?
Lalu siapa yang menjabat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut?
Dia adalah Abdul Mu’ti.
Lalu siapa Abdul Mu’ti, bagaimana profil, biodata, latar belakang pendidikan dan karirnya?'
Baca juga: Bukan Jenderal Tapi Bisa Jadi Menteri Kabinet Prabowo Gibran
Baca juga: Profil Mayor Teddy Wijaya, Eks Ajudan Jokowi Jadi Ajudan Prabowo dan Kini Jadi Seskab, TNI Aktif
Berikut profil dan perjalanan karir Abdul Mu’ti dilansir dari wikipedia.com.
Abdul Mu’ti merupaka seorang pria bergelar profesor dengan nama lengkap Prof Dr Abdul Mu'ti M Ed.
Dia merupakan kelahiran 2 September 1968.
Abdul Mu’ti adalah seorang pakar pendidikan Islam Indonesia yang diangkat menjadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sejak 21 Oktober 2024.
Dia menjabat sebagai sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027.
Pendidikan dasarnya ditamatkan di Kudus pada tahun 1986. Ia meraih gelar sarjana dari Fakultas Tarbiyah UIN Walisongo Semarang pada tahun 1991.
Kemudian ia mengenyam dan menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Flinders, Australia Selatan pada tahun 1996.
Ia melanjutkan pendidikan doktoralnya di UIN Syarif Hidayatullah dan merupakan Guru Besar di kampus tersebut.
Pendidikan
Abdul Mu'ti merupakan putra sulung dari empat bersaudara dari pasangan Jamyadi dan Kartinah.
Ia menamatkan pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Manafiul Ulum Kudus (1980), Madrasah Tsanawiyah Negeri Kudus (1983), dan Madrasah Aliyah Negeri Purwodadi Filial di Kudus (1986).
Baca juga: Rocky Gerung Hindari Pelantikan Prabowo-Gibran? Pilih Safari ke Bojonegoro? Megawati Juga Tak Hadir
Ia melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi di Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN, kini UIN) Walisongo Semarang (1991).
Ia meraih gelar Master of Education dari School of Education, Flinders University of South Australia di Adelaide (1997), mengikuti Short Course on Governance and Shariah the University of Birmingham UK (2005), dan meraih gelar Doktor dari Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2008).
Karier
Pada 1993, Abdul Mu'ti memulai karier sebagai dosen tetap pegawai negeri sipil di IAIN Walisongo hingga 2013. Pada 2014, ia berpindah menjadi dosen di UIN Syarif Hidayatullah.
Pada 2011 Abdul Mu'ti diangkat menjadi Ketua Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah hingga 2017. Pada 2019, ia diangkat menjadi Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan, hingga dibubarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pada 2021.
Di organisasi Muhammadiyah Abdul Mu'ti tercatat sebagai anggota sejak tahun 1994 dengan nomor anggota 750178. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah periode 2000-2002.
Kemudian pada periode 2002-2006 menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. Ketika itu ia juga merangkap menjadi Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2010.
Abdul Mu'ti pernah menjadi bagian dari anggota Dewan Indonesia dan Amerika Serikat pada Agama dan Pluralisme, dan masyarakat eksekutif Konferensi Asia Agama untuk Perdamaian.
Sebagai aktivis Muhammadiyah yang tergolong moderat dan toleran ia merupakan seorang wakil sekretaris Agama Kontra Terorisme dan sekretaris Dewan Nasional Intelektual Muslim Indonesia. Nama Abdul Mu'ti diumumkan masuk ke dalam 200 daftar mubalig "Mubalig Indonesia" yang direkomendasikan Kementerian Agama pada Jumat 18 Mei 2018.
Pada bulan Desember tahun 2020, Ia menolak jabatan sebagai sebagai wakil menteri pendidikan dan kebudayaan dengan alasan tidak ingin bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri.
Baca juga: Postingan Mulan Jameela Singgung Kucing Prabowo Subianto yang Kini Jadi Penghuni Istana: Titip Ya
Di kancah internasional Abdul Mu'ti merupakan salah satu Advisor di British Council London sejak 2006. Ia juga aktif menulis buku dan berbagai opini di media.
Ia juga dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Pendidikan Agama Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pengukuhan guru besar ke-1.050 tersebut dilaksanakan pada 2 September 2020.
Karya
Abdul Mu'ti menulis beberapa karya diantaranya
Mengarusutamakan wasathiyah News Paper Book oleh Abdul Mu'ti Terbitan : Republika, 2018
Kristen Muhammadiyah: konvergensi muslim dan kristen dalam pendidikan oleh ABDUL MU'TI Terbitan : Al-Wasat, 2009
Inkulturasi islam : menyemai persaudaraan, keadilan dan emansipasi kemanusiaan oleh ABDUL MU'TI Terbitan : Al-Wasat, 2009
Deformalisasi Islam oleh Abdul, Mu'ti Terbitan : Grafindo, 2004
Ta'awun Untuk Negeri : transformasi al-ma'un dalam konteks keindonesiaan Book oleh Abdul Mu'ti Terbitan : Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2019
Beragam Dan Pendidikan Yang Mencerahkan : perspektif multidisiplin dalam orientasi harishun Book oleh Abdul Mu'ti Terbitan : UHAMKA Press, 2019.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Satlantas Polres Batanghari Harap Jalan Khusus Batu Bara Segera Rampung Guna Atasi Kemacetan
Baca juga: Kunci Jawaban 20 Latihan Soal UTS IPA Kelas 2 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 Tahun 2024
Baca juga: Hasil Otopsi Mayat Bocah di Bawah Gardu Listrik Kota Jambi, Polisi Pastikan Bukan Korban Pembunuhan
Baca juga: Bawaslu Sarolangun Temukan Pelanggaran Terkait Pemasangan APK Calon Kepala Daerah
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.