Calon Menteri Prabowo Gibran

3 Calon Menteri Diwant-wanti MAKI Jika Masuk Kabinet Prabowo, Mengapa? Siapakah Orangnya?

Tiga calon menteri diwanti-wanti jika masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka atau Prabowo-Gibran kedepannya.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Tiga calon menteri diwanti-wanti jika masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka atau Prabowo-Gibran kedepannya. 

Calon Menteri Prabowo-Gibran

TRIBUNJAMBI.COM - Tiga calon menteri diwanti-wanti jika masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka atau Prabowo-Gibran kedepannya.

Wanti-wanti itu disampaikan Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Dia pun meminta presiden terpilih, Prabowo Subianto agar berpikir ulang untuk memilih para calon menteri yang akan membantunya hingga 2029.

Boyamin menyampaikan, meski belum terbukti namun beberapa diantaranya berkaitan dengan kasus korupsi.

Siapakah nama calon menteri yang akan membantu Prabowo Subianto yang dimaksud tersebut?

Boyamin secara gamblang menyebutkan tiga nama yang telah memenuhi panggilan ke kediman Prabowo dan mengikuti pembekalan.

Ketiga orang tersebut yakni Menteri Energi dan SDM, Bahlil Lahadalia.

Kemudian, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Terakhir yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo.

Baca juga: Perbandingan Jumlah Menteri Era Gus Dur, Megawati, SBY, Jokowi hingga Prabowo Subianto

Baca juga: Foto Deretan Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran, Dilantik 21 Oktober

Oleh sebab itu, Boyamin berharap Prabowo Subianto bisa berpikir ulang lagi mengenai pemilihan tiga sosok tersebut.

Sebab kata Boyamin bahwa Prabowo masih memiliki waktu untuk kembali memikirkan calon-calon menterinya sebelum dia dilantik pada 20 Oktober mendatang.

“Saya masih melihat hal-hal yang perlu dibenahi oleh Pak Prabowo. Untuk berpikir ulang (memilih calon menteri) ini, kan masih waktunya sampai tanggal 20,” ujar Boyamin di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (15/0/2024).

“Terhadap tiga sosok itu bisa saja diubah. Tapi ya terserah beliau,” sambungnya. 

Menurut Boyamin, meski toga sosok itu tak menjadi menteri sekalipun, Indonesia tidak akan bubar.

”Dan saya kira Indonesia tidak akan bubar kalau mereka, beliau ini tidak jadi menteri kan,” tuturnya.

Boyamin kemudian mengingatkan bahwa Bahlil sebelumnya sempat disangkut-pautkan dengan penerbitan izin tambang pesanan eks Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba.

Baca juga: Daftar 59 Calon Menteri Prabowo-Gibran yang Ikuti Pembekalan di Bogor Jawa Barat, 4 Orang Baru

Kemudian, Airlangga berkaitan dengan kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah.

Sementara itu, Dito dikaitkan dengan dugaan kasus korupsi proyek pengadaan menara BTS 4G.

Sebelumnya, pada Senin (14/10/2024) dan Selasa (15/10/2024), Prabowo telah memanggil para calon menteri, wakil menteri, dan kepala badan ke kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta Selatan.

Total terdapat 49 calon menteri serta 58 calon wakil menteri dan kepala badan yang menghadap Prabowo.

Kemudian, para calon menteri, wakil menteri, dan kepala badan itu berkumpul di kediaman Presiden terpilih Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, sejak Rabu pagi. 

Mereka dikumpulkan untuk mendapatkan pembekalan mengenai berbagai isu, seperti geopolitik, produk domestik bruto, dan antikorupsi.

Baca juga: Apa Kata Surya Paloh Soal Partai Nasdem Tak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran dan Tak Punya Menteri?

Tak hanya itu saja, pembekalan untuk para calon menteri Prabowo-Gibran itu ternyata masih berlanjut.

Ketua Umum Projo sekaligus Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengatakan para calon menteri itu bakal kembali menerima pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Namun, Budi  tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai waktu pembekalan lanjutan itu.

Dia hanya mengatakan hari Jumat, tanpa menjelaskan apakah Jumat minggu ini atau pekan depan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024.

"Nanti hari Jumat,” kata Budi Arie saat ditemui di sekitar gerbang depan kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2024).

Pembekalan

Sebanyak 59 orang yang mengikuti pembekalan sebagai calon menteri dalam kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka atau Prabowo-Gibran.

Dari jumlah yang hadir dalam kegiatan itu ada sosok baru. 

Orang baru itu tidak ada saat dipanggil Prabowo ke kediamannya di Jalan Ketanegara IV pada Senin lalu.

Para tokoh tersebut ikut pembekalan di kediamanan presiden terpilih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10).

Sementara pelantikan Prabowo bersama Gibran Rakabuming Raka akan berlangsung pada 20 Oktober mendatang.

Pembekalan yang berlangsung sejak pukul 8.00 WIB hingga saat ini itu dilakukan secara tertutup.

Orang Baru

Beredar sebuah video bahwa calon menteri yang mengikuti pembekalan itu mengenakan kemeja putih dan celan bahan hitam.

Keseragaman pakaian tersebut juga tampak pada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dari video itu, terlihat ada sejumlah nama baru yang tidak masuk ke dalam daftar nama calon menteri yang dipanggil Prabowo pada Senin (14/10/2024) kemarin.

Nama baru itu adalah Adik Kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. 

Mereka memakai pakaian yang berbeda-beda. Hashim terlihat memakai batik dan Kapolri memakai seragam Polri.

Sementara itu, Burhanuddin dan Jenderal Agus Subiyanto terlihat memakai kemeja putih seperti calon menteri lainnya.

Komandan Detasemen Pengawalan Khusus Menhan Letkol Inf G Borlak mengatakan ada 59 orang yang diundang oleh Prabowo untuk mengikuti pembekalan. Namun, dia tidak merinci apakah nama baru itu masuk ke dalam menteri kabinet Prabowo.

"Sudah diberikan perintah dari Bapak setelah kegiatan kemarin di Kertanegara 4. Hari ini, ada dua hari berlangsung acara pembekalan di padepokan Garuda Yaksa Hambalang. Yang sesuai data 59 orang," kata Letkol Inf G Borlak.

Hingga berita ini diturunkan, pembekalan masih berlangsung. Pembekalan dimulai dengan sambutan Prabowo selaku presiden terpilih RI.

Lalu, agenda dilanjutkan pengenalan para menteri. Kemudian, para calon menteri diberikan materi tentang geopolitik dalam sesi pertama.

Pada sesi kedua, para menteri diberikan materi tentang kesuksesan sebuah negara.

Pada penutup, para calon menteri diberikan materi tentang Gross domestic produt (GDP).

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pemilih di Jambi Anggap Wajar Politik Uang, Pengamat: Efektivitasnya Rendah

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 49

Baca juga: Rumah Helen, Bos Narkoba Jambi Diduga Hasil TPPU Terpantau Sepi

Baca juga: Kemenkumham Jambi Siap Gelar SKD CPNS Tahun 2024, Seleksi Bersih dan Transparan

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved