Berita Viral
Tampang Jefri Nekat Ikut Apel HUT TNI ke 79 di Monas, Anggota TNI Gadungan Ini Langsung Diamankan
Viral di sosial media seorang pria bernama Jefri Ga Koro nekat nyamar jadi anggota TNI di acara gladi upacara HUT ke-79 TNI di Monas, Jumat (27/9/2024
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
Kejadian bermula pada Senin, 26 Agustus 2024 sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, DRS sedang berada di rumah rekannya di Kalurahan Merdikorejo, Tempel. Tiba-tiba, tiga orang mengenakan masker dan penutup wajah datang dengan mengendarai mobil. Salah satu dari mereka mengaku sebagai anggota polisi.
Para pelaku memaksa DRS masuk ke dalam mobil mereka, sekaligus membawa sepeda motor milik korban. Kapolresta Sleman Kombes Pol Yuswanto Ardi menjelaskan bahwa pelaku berpura-pura menangkap korban dengan modus seolah-olah DRS adalah target operasi penangkapan.
Saat di perjalanan menuju Tempel-Seyegan, tepatnya di Kalurahan Sumberrejo, Tempel, mobil berhenti. Para pelaku kemudian memaksa DRS mencari seseorang yang diduga pengguna narkoba jenis sabu.
Jika tidak berhasil, korban diancam akan dibawa ke kantor polisi. Ketika DRS mempertanyakan surat penangkapan, para pelaku yang mengaku polisi langsung marah dan memukul korban berulang kali.
Selama aksi, dompet dan handphone milik korban diambil. Para pelaku juga melakban mulut, mata, serta mengikat tangan dan jari kelingking DRS dengan kabel ties.
Setelah itu, korban kembali dimasukkan ke dalam mobil. Satu pelaku duduk di tengah, sementara dua lainnya mengendarai mobil dan sepeda motor Kawasaki milik korban.
Sesampainya di dekat Samsat Magelang, mobil berhenti dan para pelaku keluar. Korban yang berada di dalam mobil mencoba melarikan diri dengan membuka ikatan tangan dan lakban. Namun, usahanya terdeteksi oleh para pelaku. Korban sempat melawan hingga akhirnya ditolong oleh warga sekitar.
Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap aksi kejahatan yang melibatkan modus berpura-pura sebagai aparat penegak hukum.
Sedangkan tiga pelaku pergi dengan membawa barang-barang berharga milik korban, berupa sepeda motor, handphone dan dompet.
Korban yang diamankan warga, kemudian dibawa ke Polresta Magelang.
Saat di Polresta Magelang, ternyata pelaku telah lebih dahulu menyerahkan handphone milik korban.
Handphone tersebut kemudian dicek ternyata saldo uang digitalnya telah raib senilai Rp 900 ribu.
"Saat itu korban menyadari telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan," katanya.
Korban lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Sleman.
Korban menderita kerugian senilai Rp 23,4 juta rupiah.
Melihat Dampak Demo di Polres Metro Jakarta Timur: Gedung Dibakar, Puluhan Mobil Hangus |
![]() |
---|
Pesan Pilu Ayah Affan Kurniawan ke Driver Ojol: Jangan Anarkis, Jangan Sampai Seperti Anak Saya |
![]() |
---|
Ahmad Sahroni Diduga Kabur ke Singapura, Ferry: Pengecut Bermental Culun |
![]() |
---|
Rayap Besi Berkaki Dua Beraksi saat Demo di Provinsi Jambi Viral: Cair |
![]() |
---|
Nyawa Syaiful Tak Tertolong Usai Lompat dari Lantai 4 Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa: Panik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.