Kasus Tahanan Tewas di Sel
Ortu Ungkap Kronologi Awal, Tak Percaya Anaknya Akhiri Hidup di Polsek Kumpeh Ilir
Ibnu Kasir, Ayah Ragil, pemuda yang tewas di Mapolsek Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi tidak percaya sang anak mengakhiri hidup karena masalah.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Darwin Sijabat
Dia mengaku terus menghubungi pihak kepolisian agar segera mengungkap hasil otopsi dan mempertanyakan kapan hasilnya akan disampaikan.
"Terakhir infomasi hasil otopsi yang keluar itu hasil kami jemput bola, kami bertanya kapan hasil otopsi barulah dikatakan polisi hasil itu sudah keluar, tetapi hasilnya pihak kapolda yang akan menyampaikan," ujar Winda.
Baca juga: Kuasa Hukum Pertanyaan Kasus Kematian Pemuda di Polsek Kumpeh Ilir
"Beliau berjanji 1 sampai 2 hari bapak kapolda kembali bahwa akan disampaikan, sampai hari ini sudah 4 hari kami menunggu janji itu tidak terealisasi," ujarnya.
Winda berkata, karena lambatnya hasil otopsi, keluarga berasumsi lain mengapa hasil otopsi lama diungkapkan oleh kepolisian.
"Cuma ingin menyampaikan saja kok perlu waktu si A dan si B, kami seperti di opor-opor," ungkapnya.
Dia menambahkan, mengapa kasus kematian adiknya terlalu lama terungkap, apakah karena Ragil berurusan dengan polisi maka lambat diungkap.
"Sementara kasus yang sama keluarnya lebih dulu, itu urusannya bukan dengan aparat. Jadi itu kami salah sangka, kami harapkan betul kasus ini terang benderang yang dijanjikan kepada kami cepat dan segera. Lamanya ini diungkapkan, kami jadi berpikir ini ada apa-apa," tutupnya.
Tahanan Tewas dalam Sel
- Diduga mengakhiri hidup
- Ibnu Kasir tidak percaya
- Diduga dianiaya polisi
- Ragil meninggal di Polsek Kumpeh
- Penangkapan tanpa surat resmi
- Ragil ditangkap saat bermain
- Ada bekas luka di leher
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.