Berita Tebo
LAM Tebo Segera Panggil Siswanto dan Agus Rubiyanto Buntut Statement Singgung Etnis
Pengurus LAM Kabupaten Tebo melalukan musyawarah, membahas statement Siswanto dan Agus Rubiyanto pada sebuah acara di Rimbo Bujang.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
LAM Tebo
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Tebo melalukan musyawarah, membahas statement Siswanto dan Agus Rubiyanto pada sebuah acara di Rimbo Bujang.
Ketua LAM Tebo H Zaharuddin mengatakan Siswanto dan Agus dipanggil selaku anak negeri yang dinilai perlu memberikan penjelasan atas statementnya yang menyinggung etnis.
"Keputusan rapat kami hari ini adalah memanggil kedua orang tersebut meminta klarifikasi atau penjelasan statement dia itu sampai kemana. Tapi menurut adat jelas salah, statementnya itu akan menghancurkan anak negeri," kata Zaharuddin, Kamis (12/9/2024).
Meski begitu, dia meminta tetap mengedapankan praduga tak bersalah sebelum nantinya ada klarifikasi dan keputusan LAM.
"Makanya kita panggil dulu beliau," tambahnya.
Zaharuddin mengungkapkan anak negeri merasa resah atas statement Siswanto sehingga selaku LAM, pihaknya memanggil anak negeri.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Egon Rute Lombok-Surabaya September 2024, Tanpa Transit Segini Harga Tiketnya
Baca juga: Air di Mendalo Muaro Jambi Sering Mati, Dewan Minta Dirut PDAM Mundur
Ia menerangkan Siswanto dan Agus dipanggil karena hanya mereka berdua yang memberikan statement pada acara syukuran terpilihnya Siswanto jadi anggota DPRD Tebo di Rimbo Bujang beberapa waktu lalu.
LAM Tebo melakukan pemanggilan terhadap dua anak negeri tersebut dalam waktu dekat. Zaharuddin menjelaskan batas pemanggilan akan berlaku sebanyak tiga kali kemudian akan ada keputusan LAM Tebo.
"Kalau dia enggak datang panggilan pertama, kami buat panggilan kedua. Kalau enggak datang panggilan kedua, kami buat panggilan ketiga. Apabila tiga kali panggil tidak datang, kami akan buat putusan adat," tegasnya.
Dia menjelaskan batasan tiga kali panggilan itu karena menurut adat ada istilah berani karena benar dan takut karena salah.
Zaharuddin mengungkapkan langkah tersebut sudah pernah dilakukan oleh LAM Tebo pada sebelumnya yaitu pada persoalan perselisihan lahan.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan Anggota DPRD Tebo Fraksi PKS Siswanto, mensosialikan Agus Rubiyanto (ARB) untuk jadi Bupati Tebo dengan menyinggung suku.
Acara itu diketahui berlangsung pada Sabtu (7/9/2024) di Desa Mekar Kencana Unit 6, Rimbo Bujang, Tebo.
Dalam video tersebut Siswanto mensosialisasikan ARB yang juga turut hadir di sana. Siswanto mengungkapkan sulit pembangunan di tiga kecamatan yaitu Rimbo Bujang, Rimbo Ilir dan Rimbo Ulu jika Bupati Tebo tidak berasal dari etnis Jawa.
"Bapak dan ibu sekalian, saya sebagai anggota dewan sudah merasakan tiga tahun ini Pj bupati yang bukan dari Jawa. Sangat sulit di Rimbo Bujang, Rimbo Ulu, Rimbo Ilir, tidak diperhatikan," ucap Siswanto.
Baca juga: Tertibkan PKL Berjualan Sembarangan, Gabungan Satker Pemkab Sarolangun Sisir Pasar Atas dan Ancol
Pada kesempatan itu, Siswanto pun mengajak masyarakat untuk memilih ARB nantinya di Pilkada Tebo.
"Sengaja saya mengundang Pak Agus sebagai calon bupati untuk bapak dan ibu pilih dan keluarganya serta anggotanya yang tidak hadir. Sehingga pak bupati nanti sangat memperhatikan tempat kita, khususnya unit 6," katanya.
Dia lantas menanyakan kesiapan masyarakat yang hadir di sana untuk memilih ARB nantinya di pilkada. Masyarakat langsung menyahut dengan mengatakan siap.
Siswanto kemudian kembali menyinggung pembangunan Tebo. Dia pun membandingkan kepemimpinan Madjid Muaz dan Sukandar.
"Ini pengalaman kalau yang tidak orang kita menjadi bupati, bapak ingat mungkin waktu zaman Pak Madjid, Pak Kandar jadi wakil, jalan ke sungai itu aja diaspal pak, Rimbo Bujang gak dapat apa-apa. Rimbo Bujang sudah maju setelah Pak Kandar jadi bupati. Akan terasa maju lagi Kecamatan Rimbo Bujang, kebetulan Pak Agus ini ketua DPRD 10 tahun," ujarnya. (Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Air di Mendalo Muaro Jambi Sering Mati, Dewan Minta Dirut PDAM Mundur
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Egon Rute Lombok-Surabaya September 2024, Tanpa Transit Segini Harga Tiketnya
Baca juga: Bawaslu Sarolangun Terus Tingkatkan Pengawasan Tahapan Pilkada Serentak 2024
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.