Berita Viral
Viral Curhat Guru Honorer Ogah Turuti Permintaan Kepsek Usai Pergoki Kepala Dinas Merokok: Tidak Mau
Viral curhat guru honorer bernama Amalia Wahyuni dipanggil kepsek SMK usai menceritakan momen ia diusir karena ditegur Kepala Dinas merokok dalam ruan
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Viral curhat guru honorer bernama Amalia Wahyuni dipanggil kepsek SMK usai menceritakan momen ia diusir karena ditegur Kepala Dinas merokok dalam ruangan.
Guru honorer di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan itu pun ogah menuruti permintaan Kepala Sekolah.
Ya, Amalia menceritakan perangai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun yang merokok dalam ruangan ber-AC ketika Rapat.
Diktehahui rapat tersebut di gelar di salah satu hotel di Kota Banjarmasin.
Ketika rapat, Muhammadun, ucap Amalia datang dengan konsisi menggunakan sendal, baju yang tidak rapi dan merokok.
Kemudian Amalia yang tak tahan dengan asap rokok mencoba memberitahukan hal itu kepada Muhammadun.
Baca juga: Pria Tega Tikam Istri Hingga 6 Kali: Kesal Sakit Tak Diurus dan Minta Cerai, Dikeroyok Warga
Baca juga: Viral Petugas Damkar Tangkap Ular dengan Santai, Bikin Ular Langsung Vertigo
Baca juga: Viral Bodyguard Ancam Culik Wartawan, Atta Halilintar Beri Peringatan Keras hingga Merumahkan
"Saya sudah sangat sopan sekali bilang kalau tidak tahan asap rokok, karena ruangan rapat tertutup dan full AC," katanya, Selasa (3/9/2024).
Alih-alih mendapatkan respon yang baik, Amalia mengaku saat itu langsung disuruh keluar ruangan oleh Muhammadun.
Guru yang masih berstatus honorer itu pun langsung bergegas menuju pintu keluar, meninggalkan ruang rapat.
Setelah postingannya viral, Amalia kemudian dipanggil oleh kepala sekolahnya.
Saat itu Amalia diminta menghapus postingannya tersebut, dengan alasan untuk kebaikan bersama.
"Kalau saya hapus artinya saya tidak punya pendirian, jadi saya tidak mau. Saya juga siap menerima konsekuensinya apabila saya harus dipecat," ujarnya.
Tidak sekedar menceritakan pengalaman pahitnya, Amalia juga berharap kepada Gubernur Kalsel, untuk bisa lebih selektif dalam memilih kepala SKPD.
"Kepada Gubernur Kalsel saat ini maupun selanjutnya, tolong pilih kepala dinas yang berbobot, jangan sampai seperti ini urak-urakan sehingga menjadi contoh yang tidak baik," ungkapnya.
Hingga kini, pihak sekolah belum angkat bicara mengenai masalah ini.
Nagita Slavina Dikabarkan Adopsi Anak Kembar Mpok Alpa, Raffi Ahmad Singgung Soal Rayyanza |
![]() |
---|
Detik-detik Massa Ojol Luapkan Amarah hingga Lempari Kapolda Irjen Asep Edi Seusai Pemakaman Affan |
![]() |
---|
Perut Membesar, Lansia di Batam 12 Kali Rudapaksa Disabilitas hingga Hamil 7 Bulan |
![]() |
---|
Kabar Dosen yang Lempar Skripsi di Universitas Nias, Benarkah Berujung Damai? |
![]() |
---|
Tangis Nikita Mirzan Pecah saat Dengar Jawaban dari Ahli UU ITE, Ternyata Gegara Hal ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.