Orang Tua Tak Bisa Bantu Lunasi Utang Armor Toreador Rp 1 Miliar, Siap Diproses Hukum

Suami Cut Intan Nabila itu rupanya juga memiliki utang hingga Rp 1 miliar kepada suami selegram Wandha Dwi Utari.

Editor: Fitriana Andriyani
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Suami sekaligus pelaku KDRT Cut Intan Nabila, Armor Toreador, tiba di Mapolres Bogor, Selasa (13/8/2024). () 

TRIBUNJAMBI.COM - Tak hanya melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Cut Intan Nabila, borok Armor Toreador kini terungkap satu per satu.

Suami Cut Intan Nabila itu rupanya juga memiliki utang hingga Rp 1 miliar kepada suami selegram Wandha Dwi Utari.

Hal itu rupanya juga sudah diketahui oleh orang tua Armor.

Namun, kedua orang tua Armor pun mengaku tak bisa bantu melunasi utang putranya itu.

Ketika diagih oleh Wandha, orang tua Armor mengaku tak punya aset lagi.

"Suamiku dan temannya sempet datengin rumah orang tuanya. Intinya, Bapak dan Ibunya bilang udah gak ada aset untuk bayar utang-utang anaknya," jelas Wandha, dikutip Kamis (15/8/2024).

Kelewatan Armor Nonton Film Syur Sebelum KDRT ke Cut Intan Nabila, Kepergok Beberapa Kali Selingkuh
Kelewatan Armor Nonton Film Syur Sebelum KDRT ke Cut Intan Nabila, Kepergok Beberapa Kali Selingkuh (ist)

Lantas, suami Wandha bertanya bagaimana jika Armor dipenjara.

Tetapi, tanggapan keduanya justru di luar dugaan.

Baca juga: Cut Intan Nabila Bantah Cabut Laporan KDRT Armor Toreador, Proses Hukum Tetap Berlanjut

Baca juga: Cut Intan Nabila Nangis di Pelukan Ayahnya yang Rela Datang dari Aceh

"Ya silakan aja diproses hukum," tandas Wandha mengungkap respons orang tua Armor.

Sayangnya, justru pihak Wandha dan suaminya yang digugat terlebih dulu.

"Eh setelah itu, malah pihak kita yang digugat duluan, lawak lu Armor!," tegas Wandha keheranan.

Sementara itu, selain mengetahui kelakuan putranya memiliki utang, orang tua Armor juga disebut tahu adanya KDRT pada sang menantu.

Informasi ini diungkap sendiri oleh Armor dalam konferensi pers penangkapannya.

"(Tetangga dan orang tua) tahu," jawabnya singkat dalam posisi kepala tertunduk, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (14/8/2024).

Ditanya lebih lanjut, Armor menunjukkan keengganan menjawab.

Dia hanya menegaskan siap bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan.

"Yang jelas, saya mengaku saya salah. Saya siap berjanji menjalani proses hukum," tandasnya.

Bahkan, diakuinya, ia pernah melakukan kekerasan di depan anak-anaknya.

"(Menyiksa) lebih dari lima kali dari tahun 2020," ucap Armor.

Dalam kesempatan itu, Armor sekaligus menjelaskan perbuatannya acap kali dilakukan di depan anak-anaknya.

"Pernah terjadi (di depan anak), tetapi kebanyakan berdua," tambahnya.

Kaget KDRT Jadi Viral

Irwansyah, Kuasa Hukum dari Armor Toreador tersangka kasus KDRT dan penganiayaan terhadap selebgram Cut Intan angkat bicara soal kasus kliennya.

Mewakili klien dan keluarganya, Irwansyah menyebut bahwa tidak ada yang menyangka jika kasus KDRT ini akan booming atau ramai di media sosial.

Dalam rilis kasusnya memang Armor membenarkan jika keluarga tahu bahwa dirinya beberapa kali melakukan tindakan KDRT namun tak ada tindakan apa pun.

Irwansyah juga menyebut bahwa boomingnya kasus KDRT yang dilakukan Armor jadi pukulan untuk pihak keluarga.

"Keluarga sangat terpukul dengan kasus KDRT ini termasuk Armor," ujar Irwansyah di Polres Bogor, Cibinong Jawa Barat, Kamis (15/8/2024).

"Ya tidak tahu bisa se-booming ini," ungkapnya. 

Pihak Armor mengatakan bahwa belum ada pembicaraan soal damai antara kliennya dan pihak Cut Intan Nabila yang masih menjadi istrinya.

"Upaya damai belum tahu," kata Irwansyah.

Namun Irwansyah ingin mengupayakan lewat proses restorative justice untuk bisa membantu kliennya yang saat ini masih mendekam di tahanan.

"Tapi ada undang undang yang ke arah sana yakni restorative justice," tuturnya.

Armor Toreador sendiri diamankan dan dijerat pasal berlapis tentang KDRT, penganiayaan terhadap istri dan kekerasan terhadap anak dalam kasusnya.

Ia diamankan karena kedapatan melakukan kekerasan terhadap istrinya, Cut Intan setelah video CCTV diungkap di media sosial.

Di sisi lain, anggota Komisi VII DPR RI, Dyah Roro Esti mengecam secara tegas tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa selebgram Cut Intan Nabila oleh suaminya. 

Ia mengatakan secara tegas bahwa kasus kekerasan tidak dapat ditoleransi sedikitpun dan hal ini perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak penegak hukum serta masyarakat.

“Saya turut prihatin dan mengecam secara tegas tindakan KDRT yang diderita oleh Cut Intan Nabila, dan saya rasa para perempuan lainnya yang belum berani cerita, selain itu dibutuhkan tindakan serius dari para penegak hukum termasuk polisi dalam menangani kasus ini,” tutur Dyah Roro Esti.

Dyah Roro Esti menekankan kepada seluruh kaum perempuan lainnya yang kemungkinan mendapatkan kasus serupa seperti Cut Intan Nabila, diberikan keberanian penuh dalam mengungkapkan kasusnya di mata publik. 

Pengungkapan kasus tersebut akan memberikan sanksi sosial serta membuat para pelaku jera sehingga harapannya akan mengurangi kasus KDRT di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi serta perkembangan terbaru dari kasus KDRT ini, suami Cut Intan Nabila yaitu Armor Toreador telah ditangkap dan resmi ditetapkan sebagai tersangka. 

Armor dibekuk di sebuah hotel di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa siang (13/8/2024) sekitar pukul 13.45 WIB.

Dyah Roro Esti mendesak para penegak hukum dalam hal ini kepolisian memberikan tindakan hukum yang sesuai terhadap pelaku KDRT

Terlebih telah adanya peraturan terkait hukuman dan sanksi bagi pelaku tindak pidana KDRT dengan perbuatan kekerasan secara fisik dalam UU No. 23 Tahun 2004.

Selain itu, Dyah Roro Esti menekankan keadilan dan perlindungan kepada Cut Intan Nabila kepada Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Orangtua Tak Sanggup Lunasi Utang Armor Toreador Rp 1 Miliar, Mertua Cut Intan Nabila: Proses Hukum.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved