Berita Batanghari

Balai Taman Nasional Bukit Duabelas Musnahkan BB Illegal Logging di Kawasan Konservasi Batanghari

18 unit motor dan dua unit senjata kecepek hasil barang bukti aktivitas illegal logging di wilayah Taman Nasional Bukit Duabelas yang berada di Kabupa

|
Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
18 unit motor dan dua unit senjata kecepek hasil barang bukti aktivitas illegal logging di wilayah Taman Nasional Bukit Duabelas yang berada di Kabupaten Batanghari dilakukan pemusnahan pada Jumat (26/7/2024). 

Illegal logging di Taman Nasional Bukit Duabelas

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - 18 unit motor dan dua unit senjata kecepek hasil barang bukti aktivitas illegal logging di wilayah Taman Nasional Bukit Duabelas yang berada di Kabupaten Batanghari dilakukan pemusnahan pada Jumat (26/7/2024).

Kepala Balai Taman Nasional Bukit Duabelas, Yunaidi mengatakan bahwa barang bukti hasil temuan tersebut kebanyakan ditemukan di Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu.

"Kita melakukan pemusnahan barang bukti. Dimana barang bukti ini sudah ditemukan sejak tahun 2019-2023. Jumlahnya ada sepeda motor rakitan 18 unit dan dua unit senjata kecepek," ujarnya.

Sebagai kawasan konservasi, Yunaidi mengatakan bahwa Taman Hutan Nasional yang berada di Kabupaten Batanghari, Sarolangun dan Tebo harus dijaga kelestariannya untuk menjaga kehidupan masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) yang tinggal diwilayah tersebut.

Ia mengatakan bahwa sebelum dilakukan pemasangan barang bukti sepeda motor rakitan dan kecepek tersebut.

Baca juga: Pengedar Narkoba Tak Berkutik Ditangkap Satresnarkoba Polres Sarolangun

Baca juga: Kisah Petugas Pemadam Kebakaran Hutan di Tanjabbar, Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Pihak Balai Taman Nasional Bukit Duabelas telah memberikan pengumuman kepada masyarakat apabila merasa memiliki barang-barang tersebut untuk melapor pada pihaknya.

"Namun, setelah kita umumkan tidak ada masyarakat yang melaporkan. Dan sesuai dengan aturan kita lakukan pemusnahan hari ini. Yang juga dihadiri dari Kejari, Polres dan TNI," ujarnya.

Lebih lanjut, Yunaidi mengatakan bahwa selain berupaya meningkatkan kehidupan masyarakat SAD baik dalam kesehatan dan kesejahteraannya. Taman Nasional Bukit Duabelas juga berusaha menekan aktivitas ilegal loging dan aktivitas lainnya yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu kehidupan masyarakat SAD. (Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Lamunan - Denny Cakanan: Pindho Samudro Pasang kang Tanpa Wangenan

Baca juga: Kisah Petugas Pemadam Kebakaran Hutan di Tanjabbar, Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Baca juga: UMKM Hadirkan Kuliner Ikonik di Senam Sehat Kecamatan Tribun Jambi, Pepes Tahu Jamur -Aneka Abon

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved