Berita Jambi

ForDAS Nasional Soroti Kondisi DAS Batanghari Mulai Pertambangan hingga Dampak PETI

Dalam pengukuhan Forum Komunikasi Daerah Aliran Sungai (ForDAS) Provinsi Jambi, Ketua Forum DAS Nasional singgung terkait kondisi DAS Jambi

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Abdullah Usman
Ketua Forum DAS Nasional Jakarta, Prof. Dr. H. Chay Asdak 

DAS Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dalam pengukuhan Forum Komunikasi Daerah Aliran Sungai (ForDAS) Provinsi Jambi, Ketua Forum DAS Nasional singgung terkait kondisi DAS Jambi dampak Pertambangan ilegal.

DAS Provinsi Jambi yang berada di sepanjang aliran sungai batanghari tersebut memiliki berbagai problem dan persoalan yang mengancam keberadaan ekosistem dan kondisi sungai itu sendiri.

Dalam pengukuhan ForDAS tersebut, persoalan tersebut juga menjadi sorotan dan menjadi PR ke depan bagaimana memulihkan dan mengembalikan DAS seperti sediakala.

Ketua Forum DAS Nasional Jakarta, Prof. Dr. H. Chay Asdak usai kegiatan tersebut menuturkan, DAS sungai batanghari yang begitu besar ini tidak hanya melibatkan Provinsi Jambi saja, namun ada Provinsi Sumatera Barat bahkan hingga Riau.

“Tentunya ini menjadi tantangan, dengan adanya provinsi lain itu koordinasinya jadi berbeda. Jangankan antar Provinsi, antara Kabupaten dan Kota dalam satu Provinsi saja kerap terjadi tidak sinkron, “ tuturnya.

Baca juga: Pengukuhan ForDAS, Siap Pulihkan Kualitas Lingkungan DAS Jambi

Baca juga: Daftar Pemain PSPS Riau yang Sudah Dikontrak, Rekrut Bek 42 Tahun, Datangkan Penyerang Kolombia

“Mungkin yang harus dapat diselesaikan secara bersama sama itu terkait peluang dan tantangan tadi, “ sambungnya.

Terlebih khusus DAS di wilayah provinsi Saja, tadi juga sempat di singgung oleh Pj Bupati Sarolangun beberapa persoalan DAS Batanghari satu diantaranya terkait penambangan ilegal (Pertambangan dan Perkebunan).

Terkait perkebunan tadi dapat dilihat dari konteks sosial ekonominya terutama masyarakat lokal yang ada di sekitar perkebunan itu.

“Jangan sampai nanti perkebunannya bagus perusahaannya bagus, namun masyarakat lokalnya tidak sejahtera, “ tuturnya.

“Termasuk penambangan Peti, yang mendapat keuntungan mereka pelaku penambangan, sementara yang mendapat dampaknya justru masyarakat. Untuk itu saya arahkan Forum DAS untuk dapat melihat dua hal tadi, “ tandasnya. (Tribunjambi.com/Abdullah Usman)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 4 SD Latihan Soal Bab 4 Iklim dan Perubahannya Semester 1 Kurikulum Merdeka

Baca juga: 5 Fakta Raya Kohandi Si Ratu Antagonis Sinetron, Dulu Sering Dicubit Sekarang Dapat Hate Comment

Baca juga: Pengukuhan ForDAS, Siap Pulihkan Kualitas Lingkungan DAS Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved