Berita Muaro Jambi

Kata Forum Kades Kumpeh Ulu Soal Geng Motor di Kasang Pudak Muaro Jambi

Ketua Forum Komunikasi Desa Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, Sugiarto meminta kepada pihak berwajib untuk menangkap geng motor yang meresahkan warga.

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Kompas via Motorplus
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Ketua Forum Komunikasi Desa Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, Sugiarto meminta kepada pihak berwajib untuk menangkap geng motor yang meresahkan warga.

Selain itu, dirinya juga akan berkoordinasi dengan semua kepala desa yang da di Kecamatan Kumpeh Ulu untuk melakukan penanganan terhadap berandalan jalanan itu.

"Upaya pencegahan yang bekerjasama dengan para Kades dan keamanan setempat serta tokoh masyarakat," kata Sugiarto.

Menurut dia, geng motor ini sangat meresahkan masyarakat apalagi mereka beraksi tidak mengenal siapa korban. Selain itu, waktu mereka beraksi juga tergolong senja.

Dia khawatir akan memakan korban, sebab mereka beraksi ketika para pedagang dan pekerja pulang malam.

"Jangan sampai ada korban," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Video geng motor kembali viral di media sosial. Sekelompok berandalan jalanan itu masuk ke suatu lorong di Kawasan Kasang Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi.

Dengan menggunakan sepeda motor, pemuda yang membawa senjata tajam jenis samurai dan celurit panjang itu membuat warga resah.

Eva warga Kasang Pudak menyebut jika dirinya sangat khawatir sekali dengan adanya sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam itu, apalagi dirinya memiliki anak remaja.

"Takutnya nyerang anak kit. Anak kita tidak tahu menahu, diserang," kata Eva.

Eva menyebut jika berandalan jalanan itu harus ditindak tegas. Jika diamankan, jangan berikan hukuman yang ringan.

"Ini ditangkap, lepaskan. Itulah yang membuat mereka tidak jera," katanya.

Dia meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap semua pelaku dan melakukan patroli agar mereka tidak melakukan aksinya.

Sementara itu, Gunawan yang merupakan warga Kasang Kota Karang juga khawatir akan maraknya geng motor tersebut. Menurut dia, dirinya pernah nyaris menjadi korban geng motor menyebut.

Katanya , pada selasa malam lalu, sekitar pukul 21.00 WIB dirinya hendak melintas dikawasan Kasang Pudak, namun perjalanannya terhenti karena dihadang oleh sampah masyarakat tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved