Berita Viral
Viral Kakek Pengemis Tolak Diberi Uang Sedekah Terlalu Banyak, Lebih Pilih untuk Makan: Nasi Saja
Kakek pengemis tersebut menganggap bahwa dirinya tidak pantas untuk memperoleh sedekah tersebut.
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Viral di sosial media seorang pengemis yang menolak pemberian uang yang terlalu banyak.
Aksi kakek pengemis ini sontak mendapat banyak pujian dari warganet.
Diketahui momen viral di sosial media itu ketika diunggah akun Instagram @santripedulisosial.
Tampak di video pemuda yang mengenakan hoodue hitam hendak memberikan sejumlah uang.
Uang tersebut diduga nilainya cukup besar kepada seorang kakek pengemis.
Kakek itu tampak tengah berada di pinggir jalan.
Baca juga: Chandrika Chika Bebas usai 2 Bulan Jalani Rehabilitasi karena Penyalahgunaan Narkoba
Baca juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Telah Sampai di Tanah Suci, Ungkap Rasa Syukur Jadi Tamu Allah
Baca juga: Sinopsis Sinetron SCTV My Heart, Diperankan Caesar Hito dan Esta Pramanita
Kemudian ia berjalan membungkuk dengan tongkat.
Reaksi sang kakek ternyata di luar dugaan pemuda tersebut.
Kakek pengemis tersebut menolak menerima sedekah dari si pemuda.
Baginya, nominal uang yang diberikan oleh pemuda tersebut terlalu besar.
Kakek pengemis tersebut menganggap bahwa dirinya tidak pantas untuk memperoleh sedekah tersebut.
Ia tidak berani apabila harus bertanggung jawab atas kepemilikan uang sedekah tersebut ketika di akhirat kelak.
"Enggak diterima kalau banyak," kata sang kakek pengemis dengan tegas.
Pemuda itu pun berusaha memaksa dan mencoba menjelaskan bahwa uang yang ia berikan tidak terlalu besar nilainya.
"Enggak banyak kok," kata si pemuda coba membujuk sang kakek pengemis untuk menerima pemberiannya.
"Banyak itu mah de. Enggak mau tanggung jawab saya. Kalau Rp10 ribu atau Rp5 ribu, saya mau.
Itu mah udah kelewatan," kata sang kakek pengemis kembali menolak pemberian si pemuda.
"Ini sedikit aja," kata si pemuda coba kembali membujuk.
"Enggak," jawab sang kakek pengemis.
"Jajanin buat makan saja?" lanjut si pemuda.
"Ya udah beliin nasi saja," jawab sang kakek pengemis sambil menunjuk warung nasi yang ada di sisinya.
Berulang kali, sang kakek enggan untuk menerima uang sedekah tersebut.
Pemuda tersebut bahkan putus asa untuk memberinya uang sedekah dengan nominal tersebut.
"Memang kenapa tidak mau nerima?" tanya si pemuda yang heran dengan sikap sang kakek.
"Saya enggak mau terima, nanti saya tanggung jawab di akhirat, di dalam kubur saya tanggung jawab," jawab sang kakek tegas.
"Ini enggak banyak kok," kembali si pemuda coba menjelaskan nominal uang yang hendak dia berikan tidak terlalu besar nilainya.
"Enggak mau. Kalau lagi bulan puasa atau mau Lebaran, saya mau. Itu (nominal yang pemuda tersebut hendak berikan) lebih dari zakat," jawab sang kakek memberikan alasan.
Akhirnya si pemuda pasrah dan masuk ke rumah makan sederhana.
Pemuda itu pun menuruti permintaan kakek pengemis tersebut untuk membelikan nasi saja.
"Bapaknya enggak mau nerima, kebanyakan katanya," kata si pemuda pasrah kepada pelayan rumah makan.
Dia lalu menuruti permintaan kakek tersebut.
Unggahan tersebut kini viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari netizen.
@ulf***: Masyaallah pak trmksh remindernya ,,,semua mmg akan di pertanggunb jawabkan kelak di akhirat...sehat" selalu pak panjang umur berkah rejeki dan segala sesuatunya..amin.
@kre***: Bapaknya sudah sampai di fase High level Iman, bukan sembarang Manusia, Masyaallah.
@ari***: Ilmu ya si bapak ini sangat tinggi luar biasa.
Perut Membesar, Lansia di Batam 12 Kali Rudapaksa Disabilitas hingga Hamil 7 Bulan |
![]() |
---|
Kabar Dosen yang Lempar Skripsi di Universitas Nias, Benarkah Berujung Damai? |
![]() |
---|
Tangis Nikita Mirzan Pecah saat Dengar Jawaban dari Ahli UU ITE, Ternyata Gegara Hal ini |
![]() |
---|
Akhirnya Lita Gading Datangi Polda Butut Laporan Ahmad Dhani, Sentil Pentingnya Kesehatan Mental |
![]() |
---|
Blunder Ahmad Sahroni, Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Imbas Ucapan Orang Tolol Sedunia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.