Minggu, 17 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kunjungan Paus Fransiskus

Bawa Pesan Perdamaian, Perjalanan Apostolik Paus Fransiskus Ke Indonesia, Seri I

Menurut Deni Iskandar, Paus Fransiskus merupakan "orang sakti". Sebab, pimpinan Negara Vatikan ini mau berdialog dengan banyak orang, termasuk dirinya

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Duanto AS
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra (kanan), memakaikan jaket kepada penerima beasiswa Vatikan asal Indonesia, Deni Iskandar (kiri), sebagai kenang-kenangan seusai wawancara khusus di Studio Tribun Network, Jakarta, Rabu (5/6). 

Kesan sosok Paus Fransiskus

Deni juga mengungkapkan kesan terhadap sosok Paus Fransiskus.

Menurutnya, Paus Fransiskus merupakan "orang sakti". Sebab, pimpinan Negara Vatikan ini mau berdialog dengan banyak orang, termasuk dirinya yang merupakan mahasiswa asal Indonesia.

"Bagi saya, Paus Fransiskus ini, itu orang-orang sakti, itu orang hebat. Kenapa saya bilang hemat? Ini sekalipun beliau ini tinggi, tapi beliau itu, apa, ya, mau menyapa begitu," ungkap Deni.

“Ya, buktinya misalkan, orang seperti saya ini disambangin oleh Paus Fransiskus gitu kan? Sebagai audiensnya. Ini kan luar biasa. Kedua juga, yang saya tahu, Paus Fransiskus ini, dia ini konsen bicara tentang apa ya, peran gereja lah. Peran gereja ini, gereja harus tampil, harus membela kaum tertindas, kaum miskin seperti itulah,” jelas Deni.

Seperti diketahui, Deni Iskandar adalah satu-satunya alumnus UIN Syarief Hidayatullah Jakarta yang secara resmi menerima beasiswa dari Nostra Aetate Foundation Disastery interreligious Dialogue, Vatikan.

Deni Iskandar juga merupakan satu di antara murid dari Abuya KH Ahmad Muhtadi bin Dimyathi Al-Batani atau Abuya Muhtadi, tokoh spiritual muslim asal Banten.

Berikut petikan wawancara bersama Deni Iskandar dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra terkait sosok dan kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia:

Saya mendengar informasi bahwa Bang Denny ini sudah lama tahu bahwa Paus Fransiskus ini akan berkunjung ke Indonesia. Bisa diceritakan, Bang Deni?

Ya, jadi memang rencana kunjungan Paus Franciscus ini itu diagedakannya awal itu tahun 2020.

Waktu itu kebetulan saya pernah ngobrol dengan salah satu orang Indonesia yang hari ini masih menjadi orang penting di Vatikan itu. Namanya Padre Marco (Markus Solo Kewuta, SVD), guru saya.

Kita saya bilang dengan dia juga, apakah ini ada nanti Paus Fransiskus mau datang ke Indonesia? Beliau bilang insya Allah, maksudnya bukan insyaAllah. Beliau bilang ada agenda untuk datang itu ada. Cuma memang untuk waktunya harusnya 2020 karena pandemi covid jadi ditunda.

Kalau misalkan hari ini datang, alhamdulillah berhasil. Sebelumnya juga memang Padre Marco bilang bahwa Paus Franciscus itu akan datang ke Indonesia setelah Pilpres.

Dan selama berada di Vatikan, di Roma juga lah, di Itali lah intinya, apakah pernah bertemu secara fisik dengan Bapak Paus Fransiskus?

Oh, pernah saya. Itu Rabu, untuk Rabu dua kali. Dua kali saya lihat dari jendela itu Paus. Untuk yang moment pentingnya itu satu kali.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved