Berita Tebo

Tawarkan Main PS Gratis dan Belikan Makan, Pria di Tebo Jambi Lecehkan 20 Bocah Laki-laki

Bermodus tawarkan main Playstation (PS) gratis, pria di Tebo Jambi lecehkan 20 anak laki-laki di bawah umur.

Editor: Suci Rahayu PK
Ist
ILUSTRASI Ilustasi bocah korban pelecehan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Bermodus tawarkan main Playstation (PS) gratis, pria di Tebo Jambi lecehkan 20 anak laki-laki di bawah umur.

Pria berinisial MN (36), diduga melakukan tindakan asusila terhadap 20 anak laki-laki yang masih di bawah umur.

Aksi bejat MN terungkap, setelah ada lima orang korban yang semuanya anak di bawah umur berani melapor ke polisi, Minggu (2/6/2024).

MN dilaporkan sejumlah anak dan orang tua korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tebo.

Atas laporan tersebut, MN ditangkap di rumahnya, di Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo.

Saat pemeriksaan awal oleh polisi, MN mengatakan melakukan tindakan asusila sesama jenis dengan modus mengajak para korban bermain permainan video PlayStation (PS) secara gratis di rumahnya.

Baca juga: Aksi Bejat Lelaki di Tebo Lakukan Tindak Asusila Sesama Jenis ke 20 Anak, Modus PS Gratis

Baca juga: Warga Sakit Ditandu 4 Kilometer di Sarolangun Jambi, Tidak Akses Jalan Mobil

MN membelikan anak-anak tersebut makanan, lalu memberikan permainan video PS secara gratis.

Setelah itu, di dalam rumah, MN memberikan tontonan video porno di telepon seluler (handphone/HP) kepada anak-anak tersebut.

"Korban ini sering berkumpul di rumah pelaku, karena pelaku ini memiliki usaha rental PlayStation," ujar Aiptu Addy Kurniawan, Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tebo.

"Jadi modusnya, anak-anak ini diiming-imingi bermain PS gratis di rumahnya," lanjutnya.

Di dalam rumah tersebut, MN kemudian memilih korban yang disukainya, lalu mengajak ke kamar.

Di situ, MN melancarkan tindakan asusilanya.

Berdasarkan pengakuan sejumlah korban, MN telah melakukan tindakan pelecehan kepada mereka berulang kali.

Bahkan, tindakan itu sudah dilakukan MN sejak 2018 silam hingga 2024.

"Korbannya semua anak laki-laki di bawah umur," kata Addy.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved