WAWANCARA EKSKLUSIF

Istri Koruptor, Belanja dan Rekening Diblokir, Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedan Seri II

Lalu seperti sebenarnya peran RBS dalam kasus yang disebut merugikan keuangan negara hingga Rp271 triliun ini? Benarkah RBS adalah otak atau pelaku

Editor: Duanto AS
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana berpose seusai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/4). 

Yang penting semua dukungan kita apresiasi.

Artinya begini, penyidik tidak ada dalam kondisi tekanan.

Tidak ada dalam kondisi pesanan.

Penyidik bekerja berdasarkan fakta hukum, berdasarkan alat bukti yang ada di Kejaksaan dan penyidikan.

Apa peran Robert Bonosusatya dalam kasus ini?

Kita periksa dalam hal ini klarifikasi.

Saya tidak berbicara statusnya beliau seperti apa, kedudukannya seperti apa.

Yang jelas orang-orang yang diperiksa ini adalah ada keterkaitan dengan kasus perkada yang kita sedang tangani.

Jadi belum bisa dijelaskan apakah dia bosnya Harvey Moeis atau Helena Lim?

Nggak bisa, siapa itu bos, siapa itu anak buah, kami nggak bisa dijelaskan di sini.

Karena itu nanti akan terungkap di persidangan.

Muncul anggapan masyarakat kasus ini baru betul-betul ditangani secara serius pasca Pemilu 2024?

Nggak lah. Nggak ada hubungan sama sekali dengan pencapresan, perpolitikan, nggak ada.

Karena begini, kita melaksanakan ini kan terus menerus dari tahun ke tahun.

Kemarin saat kami menangani perkaranya BTS 4G juga sama.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved