Gandeng BRIN, PTPN IV PalmCo Riset Biogas Kombinasi Limbah Tandan Kosong dan Limbah Cair Sawit
Riset itu merupakan kerjasama lanjutan BRIN dan PTPN IV usai sukses melaksanakan penelitian dan pengembangan limbah cair sawit atau palm oil mill effl
"Kami bersyukur PTPN IV PalmCo yang ada di Regional III Riau kembali dipercaya menjadi lokasi untuk kegiatan kerjasama Riset dan inovasi Indonesia Maju LPDP tahun ke-2 o. Ini menjadi salah satu langkah percepatan program prioritas Riset dan inovasi BRIN tahun 2024," urainya.
Bagi Jatmiko, riset ini tidak hanya berpeluang menjadi pioneer bagi pembangunan Biogas kombinasi limbah padat dan cair di PTPN, langkah ini juga sejalan dengan semangat pemerintah dalam menggesa dekarbonisasi dan net zero emission yang dicanangkan.
“Sudah menjadi kewajiban dan kebutuhan kita dalam mendukung Net Zero Emissions 2060. Kita komit menjadi perkebunan negara yang menjadi backbone untuk hal tersebut," tukas Jatmiko lagi.
Hal senada disampaikan Region Head PTPN IV Regional 3 Rurianto yang menyatakan pihaknya siap mendukung dan memfasilitasi riset ini sesuai dengan poin-poin yang disepakati bersama. Dia turut berharap riset ini mampu menghasilkan pengembangan teknologi produksi biogas yang mumpuni menjawab berbagai persoalan lingkungan.
Baca juga: Usulkan Ribuan Formasi CASN-PPPK, Bupati Batanghari Minta Calon Pendaftar Tidak Ada Niatan Pindah
Baca juga: IDI Tebo Ungkap Surat Kematian Santri Airul Harahap Dikeluarkan Klinik Berdasarkan Autopsi Verbal
"Kami berharap penandatanganan riset bertema Inovasi Teknologi Produksi Biogas dengan Gas Mix perdana di PTPN ini berhasil sehingga Biogas yang mengkombinasikan limbah cair dengan limbah padat ini bisa menjadi model kedepannya ," lanjut Ruri.
Sementara Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo mengatakan perusahaan yang baru saja merger per Desember 2023 lalu tersebut memiliki asa tinggi untuk terus mendorong dan mengembangkan pemanfaatan biogas di wilayah kerja ataupun regional lainnya.
"Kami terus semangat membuka dan mengembangkan PTBG, tidak hanya di Regional 3, namun juga Regional 1 dan regional 2 (Sumatera Utara). Kami sangat senang dan berterimakasih karena melalui BRIN kami dikenalkan bagaimana upaya nyata dalam mengemisi karbon," katanya.
Terlebih lagi, ia melanjutkan bahwa progam yang dilaksanakan kedua belah pihak telah mampu mengatasi sekitar 60 persen emisi karbon di PTPN IV.
"60 persen emisi karbon kami selesai karena project ini. Kami antusias kedepannya project apalagi yang bisa kita lakukan Bersama," tutup Ugun. (adv)
Smak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Sekda Tebo Sebut Pelantikan Pejabat Eselon II Menunggu Rekomendasi Pemerintah Pusat
Baca juga: Sepeda Motor Hasil Rampasan Dijual ke SAD, Usman Pelaku Curat di Merangin Ditangkap Polisi
Baca juga: Konferensi Pers Kasus Ferienjob di Jerman, Unja Bakal Bentuk Tim Investigasi
Usulkan Ribuan Formasi CASN-PPPK, Bupati Batanghari Minta Calon Pendaftar Tidak Ada Niatan Pindah |
![]() |
---|
Duet Pasangan SAH-MAS Siap Maju Pilgub Jambi 2024 |
![]() |
---|
Tambal Sulam Jalan Nasional di Tebo Tak Kunjung Selesai Sebabkan Pengendara Mengeluh |
![]() |
---|
Mahasiswa Unja Demo Buntut Kasus Ferienjob, Sampaikan 7 Tuntutan ke Pihak Rektorat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.