Berita Kerinci

3 Titik Rawan Longsor Bangko-Kerinci Jambi, Pertengahan Maret hingga April Potensi Cuaca Ekstrem

Bagi warga yang mudik ke Kerinci, Jambi, waspada 3 titik rawan longsor ruas jalan nasional Bangko, Merangin - Kerinci.

Editor: Suci Rahayu PK
ISTIMEWA
Jalur longsor di Kerinci-Merangin, Jambi 

"Longsor ini ada dua tipe ya, ada lereng atas dan lereng bawah. Lereng atas itu terparah hingga menutupi badan jalan. Ada juga lereng bawah ini," tuturnya.

Baca juga: Polda Jambi Usut Meninggalnya Santri di Tebo Jambi

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-752: Odesa Diserang, Puluhan Orang dan Tim Penyelamat Tewas

Siagakan alat berat

BPJN Jambi menyiagakan sejumlah alat berat hingga personel di sejumlah titik rawan longsor sepanjang jalan nasional Merangin-Sungai Penuh.

Kepala Satker PJN II Diaz Shodiq, mengatakan itu dilakukan untuk mengantisipasi beberapa titik yang berpotensi terjadi longsor.

"Kita identifikasi bahwa ada tiga titik yang rawan longsor di sepanjang jalan Kerinci-Sandaran Agung," katanya, Jumat (15/3).

Kata Diaz, BPJN Jambi memiliki alat berat seperti ekskavator dan backhoe loader yang disiagakan di PPK Bangko -Sanggaran Agung, tepatnya di daerah Batas Kerinci dekat Muara Emat.

"Ekskavator kita sifatnya standby, kalau backhoe loader kita mobile. Selain alat berat milik BPJN, kita juga siagakan alat berat milik penyedia jasa di Bangko dan Kerinci," bebernya.

Tak hanya itu, untuk mengatasi bencana longsor yang kerap terjadi, BPJN Jambi juga aktif komunikasi dengan PT KMH yang saat ini sedang membangun PLTA berskala besar di Kabupaten Kerinci.

Perusahaan itu berkomitmen ikut menyiagakan alat berat dan melakukan penanganan darurat jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Selain itu, juga terdapat daerah lain di Sungai Penuh -Tapan yang sering terjadi bencana longsor.

Namun, kejadian longsor di daerah tersebut tidak viral karena bukan lalu lintas utama yang sering dilewati oleh masyarakat luas.

Meski begitu, BPJN Jambi tetap berkomitmen menangani beberapa titik longsor tersebut dengan memaksimalkan alat berat dan keterbatasan waktu yang ada.

"Beda dengan lalu lintas Merangin-Kerinci yang cukup ramai, kalau satu jam saja terhambat maka kami prioritaskan penanganan longsor di daerah ini, longsor ini kan tidak mengenal waktu bisa saja saat tengah malam kejadiannya sehingga waktu penuntasan pembersihan longsor bisa sampai empat jam," tegasnya.

Penyiagaan alat berat di daerah rawan longsor, menunjukkan komitmen BPJN Jambi untuk dapat sigap dan tanggap dalam mengatasi bencana di jalan nasional utamanya menjelang lebaran.

"Kita komitmen untuk bekerja sigap dan tanggap untuk masyarakat Provinsi Jambi," pungkasnya.

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Formasi CPNS dan PPPK Tebo Turun dari Kemenpan RB, Ini Rinciannya

Baca juga: Ancaman Titik Rawan Longsor Jalur Merangin-Kerinci Saat Puncak Musim Hujan Kedua di Jambi

Baca juga: Richard Lee Tegaskan Tak Pernah Undang Anak Aden Wong dan Amy BMJ ke Podcast: Dia yang Cari Aku

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved