Ancaman Titik Rawan Longsor Jalur Merangin-Kerinci Saat Puncak Musim Hujan Kedua di Jambi
BMKG Jambi mengingatkan masyarakat untuk waspada potensi cuaca ekstrem selama bulan Ramadan tahun ini.
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tiga titik rawan longsor ada di ruas jalan nasional yang menghubungkan Merangin-Kerinci, Provinsi Jambi.
Peristiwa longsor kerap terjadi saat turun hujan berintensitas tinggi.
Selain di tiga ruas jalan tersebut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi melalui Satker PJN Wilayah II juga telah mengidentifikasi lokasi-lokasi lain yang rawan longsor.
Kepala BPJN Jambi, Ibnu Kurniawan, melalui Kepala Satker PJN Wilayah II Diaz Shodiq, menuturkan pihaknya berkomitmen melalukan penanganan longsor di wilayah Kerinci dan sekitarnya sebelum 1 x 24 jam.
"Ruas jalan nasional batas Kerinci -Sanggaran Agung itu ada tiga titik longsor yang cukup besar dan rawan longsor. Dan di ruas Sungai Penuh-Ketapan batas Sumbar. Banyak titik yang berpotensi rawan karena daerah ini masuk ke Taman Nasional Kerinci Seblat. Selain longsor pohon tumbang juga sering terjadi di dua ruas jalan itu," katanya pada Jumat (15/3).
Selain di lokasi itu, longsor juga sering terjadi di Sungai Penuh-Siulak (later W) terdapat satu titik yang sering berulang di Lubuk Nagodang. Pihaknya sudah siagakan alat ekskavator dari penyedia jasa.
"Longsor ini ada dua tipe ya, ada lereng atas dan lereng bawah. Lereng atas itu terparah hingga menutupi badan jalan. Ada juga lereng bawah ini," tuturnya.
Siagakan alat berat
BPJN Jambi menyiagakan sejumlah alat berat hingga personel di sejumlah titik rawan longsor sepanjang jalan nasional Merangin-Sungai Penuh.
Kepala Satker PJN II Diaz Shodiq, mengatakan itu dilakukan untuk mengantisipasi beberapa titik yang berpotensi terjadi longsor.
"Kita identifikasi bahwa ada tiga titik yang rawan longsor di sepanjang jalan Kerinci-Sandaran Agung," katanya, Jumat (15/3).
Kata Diaz, BPJN Jambi memiliki alat berat seperti ekskavator dan backhoe loader yang disiagakan di PPK Bangko -Sanggaran Agung, tepatnya di daerah Batas Kerinci dekat Muara Emat.
"Ekskavator kita sifatnya standby, kalau backhoe loader kita mobile. Selain alat berat milik BPJN, kita juga siagakan alat berat milik penyedia jasa di Bangko dan Kerinci," bebernya.
Tak hanya itu, untuk mengatasi bencana longsor yang kerap terjadi, BPJN Jambi juga aktif komunikasi dengan PT KMH yang saat ini sedang membangun PLTA berskala besar di Kabupaten Kerinci.
Perusahaan itu berkomitmen ikut menyiagakan alat berat dan melakukan penanganan darurat jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Partai Perindo: Seruan Kebangsaan untuk Menyikapi Kekecewaan dan Amarah Publik |
![]() |
---|
Presiden Wajib Lakukan Dialog Kerakyatan |
![]() |
---|
Pihak TikTok Akui Hilangkan Fitur Live di Indonesia, Kapan Kembali Bisa Diakses? |
![]() |
---|
KKB Papua Ancam Bakar Gedung DPR, MRP Hingga Kantor Pemerintah: Tak Berpihak ke Rakyat |
![]() |
---|
Hujatan Pedas Banjiri Kolom Komentar IG Raffi Ahmad, Dianggap Nir Empati di Tengah Tragedi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.