Pileg 2024

Ade Armando Respon Suara PSI Tiba-tiba Melonjak Tinggi, Presiden Jokowi: Tanyakan Ke KPU dan Partai

Presiden Jokowi menanggapi soal perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tiba-tiba melonjak tinggi.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Kompas TV
Presiden Jokowi menanggapi soal perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tiba-tiba melonjak tinggi. 

"Ini ledakan tak wajar suara @psi_id yang monitoringnya saya cuplik salah satunya dari yang beredar di media sosial. 19 ribu suara dari 110 TPS, berarti rata-rata 173 suara per TPS. Dengan suara per TPS hanya 300 suara, dan partisipasi pemilih rata-rata 75 % , suara sah setiap TPS ini hanya 225 suara."

"Artinya, PSI menang 77 % di 110 TPS itu. TIDAK MASUK AKAL! Saya dan @dpp.ppp mohon atensi dan tindak lanjut seksama dari @kpu_ri dan @bawasluri untuk tidak menutup mata dari penyimpangan ini!," tegasnya.

Pengamat: Ada Upaya Bawa PSI ke Senayan

Perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melonjak tajam.

Kenaikan suara PSI berdasarkan hitung manual (real count) Komisi Pmeilihan Umum (KPU) RI dinilai tak wajar.

Atas hal ini, pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menyebut surat suara partai politik mustahil naik tajam secara langsung, bahkan dia menyindir kenaikan suara PSI ini bak sulap.

Ujang mengatakan, beberapa politisi mulai dari PDI Perjuangan hingga PPP juga menyadari ketidakwajaran kenaikan suara PSI.

“Karena sesama politisi paham, tidak mungkin langsung simsalabim suara itu, tidak mungkin langsung melonjak,” kata Ujang saat dihubungi Kompas.com, Minggu (3/3/2024).

Dibeberkan Ujang, di antara kecurigaan PPP dan PDIP adalah dugaan operasi untuk meloloskan PSI ke parlemen, yakni dengan cara menaikkan perolehan suara hingga tembus empat persen.

Yakni dengan cara mengalihkan suara partai politik tertentu ke PSI.

Ujang menyebut, jika memang operasi tersebut benar adanya maka kedaulatan masyarakat dalam sistem demokrasi terancam.

“Kedaulatan rakyat, suara rakyat bisa diakali, bisa dimanipulasi, bisa dimainkan, ini bahaya,” ujar Ujang.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Apresiasi Festival Cap Go Meh, Sri: Keberagaman Kota Jambi Kekuatan Utama Dalam Pembangunan

Baca juga: Prediksi Skor Osasuna vs Alaves di La Liga Malam Ini - 03.00 WIB

Baca juga: Gempa Terkini Senin 4 Maret 2024, Guncang Bengkulu Selatan Bermagnitudo 5.0

Baca juga: PLN Rekayasa Arus, Aliran Listrik Tetap Stabil

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved