Pria di Ponorogo Beri Mahar 50 Kg Beras, Terungkap Alasannya
Pria di Ponorogo beri mahar 50 Kg beras Pengantin pria bernama Irwan Sokip ini menikahi pasangan hidupnya dengan mahar beras. Sebab, harga beras
Berbekal beras 50 kg hasil menanam sendiri, pria di Ponorogo nikahi kekasihnya
TRIBUNJAMBI.COM - Pria di Ponorogo beri mahar 50 Kg beras
Pengantin pria bernama Irwan Sokip ini menikahi pasangan hidupnya dengan mahar beras. Sebab, harga beras di pasaran sedang mahal.
Irwan Sokip (29) warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, memberikan mahar 50 kilogram beras saat menikahi Ikrima Zakiyah (26), warga Desa Grogol, Kecatamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.
Irwan Sokip yang dikonfirmasi usai menikahi kekasih hatinya mengatakan, mahar 50 kilogram beras itu untuk menjadikan pernikahanya berkesan.
Selain jatuh pada tanggal kabisat, harga beras saat ini mahal dan terus melonjak.
Tak hanya itu, beras yang diberikan kepada mempelai wanita adalah hasil usaha bertaninya sendiri.
Baca juga: Rektor Nonaktif Universitas Pancasila Sebut Tuduhan Pelecehan, Upaya Pembunuhan Karakter
Baca juga: Harga Sawit di Jambi Periode 1-7 Maret 2024, Harga TBS Naik Lagi, Tertinggi Rp 2.649 per Kg
“Beras sebanyak 50 kilogram yang saya berikan sebagai mahar itu merupakan hasil saya menanam sendiri. Prosesnya saya tanam, rawat dan hasilnya saya berikan kepada istri saya sebagai mahar,” kata Irwan.
Menurut Irwan, saat ini harga beras terus melonjak di pasaran.
Selain itu beras pun sulit didapatkan.
Untuk itu, Irwan memberikan beras sebagai mahar dalam perkawinannya.
Keluarga mempelai perempuan sudah menyetujuinya.
“Saya memang berinisiatif menggunakan beras sebagai mahar. Dan saya makin yakin karena keluarga calon istri saya juga menyetujui dengan apa yang akan saya berikan,” kata Irwan.
Tak hanya beras, Irwan juga memberikan perhiasan emas seberat 1,5 gram, seperangkat alat shalat dan uang tunai Rp 2,4 juta.
Pernikahan Irwan dan Zakiyah yang dipimpin penghulu dari KUA Sawoo, Meky Hasan Tachrudin, berlangsung khidmat dan lancar di mushala milik keluarga mempelai wanita.
Saat akad nikah berlangsung, hanya mempelai pria Irwan Sokip bersama keluarga dan orangtua mempelai wanita, Bambang Margono, serta dua saksi pernikahan. Proses akad nikah pun menggunakan Bahasa Arab.
| Rektor Nonaktif Universitas Pancasila Sebut Tuduhan Pelecehan, Upaya Pembunuhan Karakter |
|
|---|
| Daftar Nama Calon Anggota DPRD Tanjab Timur Periode 2024-2029, PAN Dapat 15 Kursi |
|
|---|
| 1500+ Akun Sultan Free Fire FF Maret 2024 Gratis, Diamond dan Puluhan Skin Permanen |
|
|---|
| Update Upaya Bebaskan Pilot Susi Air Usai Satgas Bertemu Dubes Selandia Baru: Tetap Urusan Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/01032024-mahar-beras.jpg)