Miris, Seorang Mahasiswi di Medan Digilir 10 Pria, Korban Diancam Dibunuh

Miris seorang mahasiswi di Medan, Sumatra Utara berinisial SR (18) menjadi korban rudapaksa.

Editor: Herupitra
zoom-inlihat foto Miris, Seorang Mahasiswi di Medan Digilir 10 Pria, Korban Diancam Dibunuh
Ist/Tribunjambi.com
Ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM – Miris seorang mahasiswi di Medan, Sumatra Utara berinisial SR (18) menjadi korban rudapaksa.

Korban dirudapaksa secara bergantian oleh 10 laki-laki di sebuah rumah kosong di Kecamatan Patumbak, Deli Serdang.

Dari 10 pelaku, petugas kepolisian telah menangkap 4 pelaku.

Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago mengatakan, empat dari 10 pelaku berhasil ditangkap beberapa jam setelah kejadian.

Adapun yang ditangkap ialah A (20), G (19), JH (22) dan GT (19). Dari empat ini, pelaku utamanya, Gomgom alias Andi.

"Lalu korban datang ke Polsek Patumbak untuk membuat keterangan dan laporan. Lalu kami dari polsek Patumbak langsung menuju lokasi awal dan kami menemukan 4 pelaku dari 10 orang. Pelaku sudah tangkap di rumahnya masing-masing, tidak jauh dari lokasi kejadian," kata Kompol Faidir Chaniago, Selasa (13/2/2024).

Baca juga: Gegara Lihat Hantu 10 Remaja Batal Rudapaksa Gadis di Bogor, Korban Ditelantarkan Sendirian

Baca juga: Ayah Tiri di Jaksel Rudapaksa Anak Sambung, Ibu Korban Tahu Tapi Tak Lapor Karena Takut Jadi Dicerai

Polisi menjelaskan, pemerkosaan terjadi pada Sabtu 10 Februari lalu.

Awalnya, korban dihubungi temannya seorang wanita berinisial DT untuk datang ke rumahnya di sekitar Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor.

Setibanya ke rumah temannya, ia diajak naik angkot ke warung kopi di Jalan STM dengan alasan ada laki-laki yang hendak berkenalan.

Disinilah korban dan temannya bertemu dengan pelaku utama dan sempat bertukar nomor handphone.

Setelah berbincang-bincang dan makan, ketiganya pulang ke rumah teman korban berinisial DT tadi berboncengan. Di rumah ini mereka ngobrol dan bercanda.

Tak lama berselang, pelaku berinisial G alias Andi mengajak korban pergi dengan alasan hendak membeli makan.

Korban sempat menolak dan sempat mengajak temannya yang perempuan untuk ikut.

Namun karena dibujuk rayu pelaku akhirnya korban mau dibonceng menggunakan sepeda motor dengan alasan membeli makanan.

Singkat cerita korban mulai curiga kepada pelaku lantaran banyak rumah makan dilewati tapi tak berhenti dan beli.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved