Berita Viral

Viral Driver Ojol Pukul Pegawai Restoran, Tak Sabar Nunggu Orderan

Diketahui aksi pemukulan itu terjadi di Golden Lamian Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (10/2/2024), Sekitar 19.55 WIB.

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
Ist
Viral Driver Ojol Pukul Pegawai Restoran, Tak Sabar Nunggu Orderan 

TRIBUNJAMBI.COM - Viral di sosial media potongan video yang memperlihatkan pengendara ojek online di Tangerang Selatan memukul seorang karyawan.

Diketahui aksi pemukulan itu terjadi di Golden Lamian Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (10/2/2024), Sekitar 19.55 WIB.

Insiden itu viral usai dibagikna oleh akun Instagram @sawangan_info.

Dalam video tampak dua pegawai sedang merapikan bill pesanan di atas meja.

Kemudian seorang driver ojol menunggu didekat para pegawai.

Salah satu pegawai lantas pergi dari area meja tersebut.

Baca juga: Alasan Sutradara Rilis Film Dirty Vote di Masa Tenang Kampanye Pemilu 2024

Baca juga: Kekek Wanita Pingsan Digendong Mayor Teddy Akhirnya Minta Maaf: Saya Gak Ada Pura-pura

Tiba-tiba driver ojol itu memukul salah satu pegawai di bagian kepala.

Tidak terima, pegawai itu melawan dengan memukul balik sang driver.

Keduanya pun dipisahkan oleh pegawai lain yang berada di lokasi.

Aksi pemukulan ini diduga karena driver ojol meminta pesanannya didahulukan, sedangkan kondisi restoran sedang ramai.

Hingga artikel ini ditulis, Senin (12/2/2024), video tersebut telah dilihat sebanyak 79,4 ribu kali.

Aksi Ojol Pukul Karyawan
Aksi Ojol Pukul Karyawan (Ist)

Polisi Datangi Lokasi Kejadian

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas Arifin mengatakan, pihaknya akan memeriksa lokasi pemukulan pegawai restoran oleh driver ojol tersebut.

"Kami akan cek (lokasi) terlebih dahulu," kata Kemas, dilansir dari Kompas.com, Senin.

Kemas mengatakan sampai saat ini belum ada laporan atas peristiwa ini.

Meski demikian, polisi tetap akan mengecek tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus melihat CCTV.

Putuskan Berdamai

Sementara itu, pegawai restoran yang menjadi korban pemukulan driver ojol itu memilih jalan damai untuk menyelesaikan masalahnya.

Hal tersebut disampaikan melalui akun milik korban @reryagnesha_.

"Jujur sebenarnya memang saya masih tidak terima, walaupun ke jalur hukum pun saya rasa tidak akan bisa dan tidak akan mudah," katanya.

"Karena harus ada bukti visum sedangkan pada kejadian yang saya alami memang pukulannya kencang, namun tidak memiliki luka lebam, memar, biru, dll, hanya pusing saja," tambahnya.

Dengan demikian, korban pun memilih untuk berdamai dengan driver ojol tersebut.

"Jadi untuk kejadian ini sudah diselesaikan secara baik-baik antara saya, atasan saya, pihak gojek, dan driver gojek yang bresangkutannya," ungkapnya.

"Untuk drivernya pun sudah mengakui kesalahannya telah memukul saya yang disebabkan ketidaksabaran menunggu orderan yang enggak sampai 30 menitan," tambahnya.

"Padahal sebelumnya juga sudah dibicarakan baik-baik oleh saya dan rekan kerja saya," lanjutnya.

Ia pun menyampaikan, driver ojol tersebut telah mendapatkan sanksi dari pihak ojek online tempatnya bekerja.

"Sebagai hukumannya, driver telah diputuskan dari mitra driver gojek dan tidak bekerja lagi di gojek," ujarnya.

"Sekali lagi terima kasih sebesar-besarnya pada teman-teman semua atas dukungannya kepada saya," katanya.

"Dengan dukungan dari kalian semua berita ini jadi viral dan kasus ini jadi dapat lebih cepat ditindaklanjuti oleh Gojek Indonesia," tutupnya.

Tamparan Driver Ojol untuk Kasir Minimarket, Emosi Gegara Pelayanan Jelek

Ya Tuhan, tega sekali aksi driver ojek online (ojol) di Kelapa Dua Depok ini, dia nekat memukul kasir minimarket.

Aksi tak terpujinya itu terekam CCTV di lokasi kejadian, kini rekaman itu beredar luas di media sosial.

Meski telah mengalami penganiayaan, korban rupanya tidak berniat melaporkan pelaku ke CS Grab karena merasa kasihan.

Meskipun begitu, ia berharap agar oknum ojol yang belum diketahui identitasnya tersebut datang ke minimarket dan meminta maaf.

Dilansir dari unggahan video di akun Instagram @infodepok_id, driver ojol tampak memukul korban saat dini hari.

“Kajadian di minimarket RTM Kelapa Dua dekat masjid Al Makmur pada 10 Desember 2023 pukul; 02.30 dini hari terjadi kejadian seperti pada video ini,” isi narasi dalam keterangan unggahan itu.

Dalam keterangan unggahan itu, pemukulan terhadap karyawan itu terjadi saat driver ojol datang ke minimarket untuk membeli susu.

Saat itu, karyawan laki-laki tersebut tengah beristirahat di depan minimarket.

Driver ojol itu kemudian keluar dari minimarket dan mendatangi karyawan yang tengah beristirahat tersebut.

Namun saat itu driver ojol tersebut berbicara dengan tidak jelas, hingga kemudian ia memutuskan untuk pergi meninggalkan minimarket itu.

“Saat karyawan minimarket sedang beristirahat di depan toko.

Ada driver online mau beli susu, driver keluar dan memanggil karyawan yang istirahat tersebut, habis itu ngoceh-ngoceh gak jelas ke karyawan dan driver pergi,” isi narasi dalam keterangan unggahan itu.

Tak lama kemudian, driver itu kembali dan mendatangi karyawan yang tengah berdiri di depan kasir.

Ia tampak marah-marah ke karyawan.

"Muka lo gak enak banget bang dan pelayanan lo jelek banget,” ucap driver ojol.

Tak selang beberapa lama pelaku kemudian menampar wajah korban.

Tak hanya itu, saat hendak keluar dari meja kasir, korban ditahan oleh pelaku hingga akhirnya terjadi adu jotos di antara mereka.

“Karyawan meminta maaf jika ada salah sama driver tersebut.

Saat karyawan menghitung belanjaan, driver maen tangan dan karyawan mau keluar di cegat agar tidak bisa keluar dan terjadi baku hantan kedua belah pihak,” sambung narasi itu.

Setelah dipisahkan oleh beberapa yang ada di lokasi, driver ojol itu kemudian mengancam karyawan tersebut sebelum meninggalkan lokasi.

"Awas lo iya bang besok kalau w gak bisa narik w cari lo, “ ucap driver dikutip dari keterangan unggahan @infodepok.id.

Kini video pemukulan terhadap karyawan minimarket itu viral di media sosial. Korban berharap palaku akan datang meminta maaf kepadanya.

Unggahan itu kini ramai oleh komentar-komentar warganet.

“Kalo dah main tangan lapor aja ke aplikasi nya biar di pm gue driver juga ga setuju kalo dah main. tangan lagian yg salah si driver dulu liat main tangan,” tulis @rickynawanda99.

“Langsung follow up aja ke grab/gojek biar akun nya di non aktif, biar tau rasa, nanti setelah non aktif juga datang minta maaf,” tulis @maulnaidrs_.

“Yang kasian tuh mas karyawannya. Kan mas nya juga cari nafkah tengah malem, maen pukul aja!,” tulis @royalyalbirru.

“Ayo nih para ojol gimna menanggapi ko arogan gini, ulah nya sendiri yg bikin susah dan orang tambah jadi gak respek di berat hukumannya karena mengancam seseorang itu,” tulis @zzzztttrrrdrivaldi28.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved