LIPUTAN KHUSUS
Kepala Seperti Ular Kobra, Harga Ikan Chana Puluhan Ribu hingga Jutaan Rupiah
Ikan yang kepalanya mirip ular ini masih cukup digemari kolektor, hingga penangkapannya di alam liar menjadi mata pencaharian masyarakat
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
Namun, Tedjo mengatakan ikan Channa bukan merupakan hewan yang dilindungi, jadi masih bebas untuk ditangkap di alam liar.
"Status Channa ini masih 'sedikit diperhatikan', belum sampai dilindungi," ujarnya
"Namun, jika terjadi penangkapan dalam jumlah yang besar dan masif, bukan tidak mungkin statusnya dinaikkan," lanjut Tedjo.
Sejak Covid-19
Komunitas pecinta ikan hias Channa cukup banyak di Jambi. Hardiansyah, kolektor ikan hias, mengatakan komunitas itu sudah ada di setiap kabupaten di Provinsi Jambi. Bahkan di Kota Jambi ada delapan komunitas.
"Komunitasnya cukup banyak ya, hingga ke kabupaten," ujarnya Selasa (6/2).
Dia mengatakan kini popularitas ikan hias Channa memang sudah sedikit menurun ketimbang beberapa tahun yang lalu.
Namun, masih banyak yang memelihara. "Channa ini boming saat pandemi Covid-19 lalu, sekarang memang agak sedikit menurun," ujarnya.
Meski tidak se-hits dahulu, kontes ikan Channa masih digelar sampai kini.
"Kalau untuk kontes sudah sering sekali ya, dalam waktu dekat ini akan di adakan di Lippo Mal," lanjutnya.
Belum Bisa Dibudidayakan
Iktiolog yang juga Dosen Universitas Jambi, Dr Tedjo Sukmono, mengatakan Channa atau snakehead emperor, atau yang dikenal dengan sebutan ikan gabus hias, masuk dalam famili Channidae.
Ciri kepalanya seperti ular, bahkan ada yang seperti ular kobra,
Famili Channidae atau keluarga Channa yang paling besar adalah toman, yang beratnya bisa mencapai 6-9 kilogram per ekor.
Kalau Channa hias, panjangnya bisa sampai 50 sentimeter.
Warga 4 Daerah Tolak Pembangunan Stockpile Batu Bara PT SAS di Aur Duri Kota Jambi, Hanya Sejengkal |
![]() |
---|
Raffi Tak Jadi Operasi Plastik, Anak di Jambi Kena Stevens-Johnson Syndrome, Virus Tak Masuk Daging |
![]() |
---|
Ketua DPRD Kota Jambi Minta Wako Panggil Dokter Puskesmas dan Kadis, Anak Kena Sindrom Langka |
![]() |
---|
Ustaz Agus Nyaris Menangis Lihat Kondisi Anak di Jambi Kena Sindrom Langka Kulit Mengelupas |
![]() |
---|
Anak di Jambi Kena Sindrom Langka, Kulit Raffi Lepas Jika Tidur di Kasur, Terpaksa Alas Daun Pisang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.