Pilpres 2024

Profil Hasyim Asyari, Ketua KPU Diberi Peringatan Keras Oleh DKPP Buntut Terima Pendaftaran Gibran

Berikut profil Hasyim Asyari, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2022-2027 yang diberi sanksi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kompas.com/Ist/Kolase Tribun Jambi
Berikut profil Hasyim Asyari, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2022-2027 yang diberi sanksi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI. 

Dikutip dari laman resmi Humas Kemenko Polhukam RI polkam.go.id, Hasyim Asyari secara resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai anggota KPU pada sisa masa jabatan periode 2012-2017.

Pelantikan tersebut digelar pada Senin, 29 Agustus 2016, di Istana Negara Jakarta.

Baca juga: Respon Ganjar Usai Luhut Binsar Dukung Prabowo-Prabowo-Gibran di Pilpres 2024

Hasyim Asyari dilantik menjadi anggota KPU guna menggantikan komisioner Husni Kamil Manik yang meninggal dunia.

Sepeninggal Husni Kamil Manik, maka KPU hanya memiliki enam orang komisioner yang menjadi tumpuan lembaga menghadapi tugas untuk menangani masalah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum telah mengatur bila terdapat anggota yang meninggal, maka yang akan menggantikannya adalah calon anggota KPU peringkat berikutnya.

Hasil uji kelayakan di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat tahun 2012 lalu menunjukkan dirinya berada pada peringkat ke-8.

Pada periode berikutnya yaitu 2017-2022, Hasyim Asyari kembali mengajukan diri sebagai anggota KPU RI dan terpilih.

Pendidikan Hasyim Asyari 

Pada 1995 silam, Hasyim Asyari mendapat gelar Sarjana Hukum (SH) di Universitas Jendral Soedirman. 

1998, Hasyim Asyari mendapat gelarnya sebagai Magister Sains (M.Si)  di Universitas Gajah Mada (UGM).

Gelar Magister Sains didapatkan pada 1998 lewat tesis berjudul Demokratisasi Melalui Civil Society: Studi Tentang Peranan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dalam Pemberdayaan Civil Society di Indonesia 1971-1996.

Pada 2012, Hasyim Asyari lulus dari University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Menggunakan Hp, Cek Laman Prakerja.go.id

Di kampus tersebut Hasyim Asyari mendapatkan gelar Ph.D dalam bidang Sosiologi Politik lewat disertasi berjudul "Konsolidasi Menuju Demokrasi: Kajian Tentang Perubahan Konstitusi dan Pilihan Raya 2004 di Indonesia”.

Hasyim Asyari aktif sebagai peneliti di berbagai lembaga, seperti BAPPENAS bidang hukum dan kelembagaan.

Hasyim Asyari menjadi peneliti pada Pusat Kajian Konstitusi, Fakultas Hukum, UNDIP.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved