KKB Papua

TPNPB-OPM Klaim Senjata Aparat yang Dirampas di Puncak Papua Jadi Hak Milik: Kami Siap Melawan

Tentara Pembebasan Nasioal Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim senjata milik aparat yang dirampas sudah menjadi hak milik.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews.com/istimewa
Jubir Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom - Tentara Pembebasan Nasioal Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim senjata milik aparat yang dirampas sudah menjadi hak milik. 

Namun, saat tiba di lokasi kejadian, terjadi serangan oleh orang tak dikenal (OTK) yang secara cepat membuka pintu truk dan merampas senjata milik personel.

“Bripda Paulus Ongirwalu berusaha menahan pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri membawa kabur senjata setelah memberikan perlawanan yang keras,” ungkap Benny.

Baca juga: Anggota KKB Diduga Serang dan Rampas Senjata Milik Aparat Keamanan di Puncak Papua

Benny mengatakan, tanpa ragu, personel KP3 Udara yang dibackup oleh Satgas Tindak ODC dan Satgas Elang BIN langsung melakukan pengejaran dan penyisiran di sekitar area kejadian.

Dia mengatakan, diperkirakan pelaku melarikan diri ke arah Kampung Mundidok, Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak, yang juga merupakan markas kelompok bersenjata (KKB).

“Beberapa waktu pascakejadian, masih terjadi kontak senjata dalam upaya menangkap pelaku perampasan senjata anggota polisi,” ujarnya.

Menurut Benny, kepolisian memperketat pengamanan dan melakukan upaya maksimal untuk menangkap pelaku serta mengembalikan senjata yang dirampas agar keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah tersebut dapat terjaga dengan baik.

Polisi Buru Pelaku

Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku perampasan senjata milik aparat keamanan pada Kamis (1/2/2024).

Perampasan tersebut milik personel KP3 Udara di Kompleks Pasar Ilaga.

Kasus tersebut masih menjadi perhatian aparat gabungan yang terus melakukan tindak lanjut terhadap kasus tersebut.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo.

Dia mengatakan, upaya pengejaran dan penyisiran terhadap pelaku perampasan sedang gencar dilakukan untuk mengambil kembali barang-barang yang dirampas.

"Senjata api yang berhasil dirampas adalah jenis SS1-V1 dan satu buah magazen yang berisi 20 butir peluru kaliber 5.56 mm," kata Benny, Jumat (2/2/2024).

Baca juga: Pacar Dihamili Cowk Lain, Abib Rela Mau Nikahi Sang Kekasih Malah Ditolak, Tangis Sang Ibu Pecah

Menurutnya, nama yang diduga sebagai tersangka perampasan tersebut sudah berhasil diidentifikasi oleh pihak kepolisian.

"Keterlibatan kelompok tersebut dalam peristiwa ini juga telah dikonfirmasi melalui akun media sosial dan dibenarkan oleh Juru Bicara Komando Nasional TPNPB-OPM, Sebby Sambom, yang menyatakan bahwa kelompok tersebut siap untuk melawan aparat yang mengejar senjata tersebut," ungkapnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved