Berita Viral
Viral Aksi Menlu Retno Marsudi Tinggalkan Sidang Saat Dubes Israel Pidato: Indonesia Menolak Keras!
Nama Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mendadak viral di sosial media usai mendadak tinggalkan sidang terbuka di Dewan Keamanan PPP.
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Nama Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mendadak viral di sosial media usai mendadak tinggalkan sidang terbuka di Dewan Keamanan PPP.
Diketahui Menlu Retno meninggalkan sidang saat kegiatan masih berlangsung, Selasa (23/1/2023) kemarin.
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Kemenlu RI Muhammad Iqbal mengaku bahwa aksi Retno Mersudi sebagai bentuk pembelaan ke Palestina.
Dijelaskannya jika Retno keluar saat Dubes Israel untuk PBB Gilad Ergan memberikan pernyataan di hadapan hadirin.
Akis meninggalkan ruangan sidang tak hanya dilakukan Retno saja, melainkan ketua delegasi negara lain.
"Menlu Retno dan ketua delegasi sejumlah negara lainnya keluar ruangan saat Watap Israel menyampaikan statemennya," ujar Iqbal kepada wartawan Kamis (25/1/2024).
Baca juga: Virao Seorang Karyawan Syok Dapat Bonus dari Kantornya Berupa Permen: Pelit Amat!
Baca juga: 4 Desakan Koalisi Masyarakat Sipil Atas Pernyataan Jokowi Presiden Boleh Memihak dan Kampanye
Baca juga: VIRAL Seorang Pria Aniaya Pacanya Padahal Lagi Sibuk Bekerja, Warganet: Kasihan Banget
Iqbal menuturkan, sebelumnya Watap Israel juga tidak berada di ruangan saat Indonesia dan sejumlah negara organisasi kerja sama Islam (OKI) menyampaikan pernyataan.
"Sebaliknya delegasi Indonesia dan sejumlah negara OKI juga tidak berada di ruangan saat Watap Israel menyampaikan pernyataan," tutur dia.
Video viral itu sebelumnya diunggah Voice of America (VoA) diinstagram.
Video dari tim Pengurusan Tetap RI (PTRI) di New York ini menangkap momen Retno dan sejumlah diplomat pergi keluar ruangan sidang
Disampaikan Kemlu dalam debat terbuka yang berlangsung pada Selasa (23/1/2024), menlu Retno Marsudi menyerukan penolakan keras atas niatan Israel yang ingin menghapus Palestina dari peta dunia.
Diketahui pada tanggal 18 Januari, Perdana Menteri Netanyahu secara terbuka menyatakan dia tidak akan mengizinkan Palestina ada.
"Indonesia menolak keras pernyataan tersebut. Pernyataan ini tidak dapat diterima. Hal ini menegaskan tujuan akhir Israel untuk menghapus Palestina dari peta dunia," tutur Menlu Retno.
Karena itu ia meminta DK PBB segeda bertindak, lantaran pernyataan ini makin menyulut ancaman perang besar-besaran di Timur Tengah kian nyata.
"Akankah Dewan ini tinggal diam menghadapi niat tersebut?," tegas mantan dubes RI untuk Belanda ini.

Nagita Slavina Dikabarkan Adopsi Anak Kembar Mpok Alpa, Raffi Ahmad Singgung Soal Rayyanza |
![]() |
---|
Detik-detik Massa Ojol Luapkan Amarah hingga Lempari Kapolda Irjen Asep Edi Seusai Pemakaman Affan |
![]() |
---|
Perut Membesar, Lansia di Batam 12 Kali Rudapaksa Disabilitas hingga Hamil 7 Bulan |
![]() |
---|
Kabar Dosen yang Lempar Skripsi di Universitas Nias, Benarkah Berujung Damai? |
![]() |
---|
Tangis Nikita Mirzan Pecah saat Dengar Jawaban dari Ahli UU ITE, Ternyata Gegara Hal ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.