Khazanah Islami

Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub untuk Lelaki dan Perempuan

Aktivitas mandi wajib atau mandi junub diwajibkan untuk laki-laki dan perempuan yang mengalami hadas besar

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Freepik.com
Panduan Mandi Wajib atau Mandi Junub 

TRIBUNJAMBI.COM - Aktivitas mandi wajib atau mandi junub diwajibkan untuk laki-laki dan perempuan yang mengalami hadas besar.

Niat mandi wajib bagi laki-laki dan perempuan yang dianjurkan dibaca adalah sebagai berikut:

Nawaitu ghusla lifrafil hadatsil akbari fardhan lillahi ta'ala.

 
Artinya:

 
Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta'ala.

Rukun Mandi Wajib:

Basuh kedua telapak tangan: Basahi kedua telapak tangan lalu usapkan ke seluruh wajah (termasuk rambut) tiga kali. Pastikan air mengenai sela-sela jari dan belakang telinga.
Guyur kepala: Siramkan air ke seluruh kepala dan rambut tiga kali hingga air mengalir sampai pangkal rambut.
Guyur seluruh badan: Alirkan air ke seluruh tubuh secara merata, dimulai dari bagian kanan kemudian kiri. Pastikan tidak ada bagian yang terlewat, termasuk lipatan-lipatan kulit, ketiak, dan jari-jari kaki.
Usapan: Gosok tubuh dengan tangan atau sabun untuk memastikan kotoran hilang. Anda bisa menggunakan sabun mandi atau lulur, namun pastikan bahannya suci dan halal.
Setelah mandi:

Bilas badan untuk membersihkan sisa sabun atau lulur.
Disarankan untuk berwudu seperti biasa untuk melengkapi kesempurnaan ibadah.

Tips mandi wajib menggunakan shower.

Gunakan shower head yang dapat diatur tekanan airnya agar air lebih mudah menyebar dan mengenai seluruh badan.
Jika rambut Anda panjang, ikatlah terlebih dahulu agar aliran air lebih mudah dan menghindari keramas secara berlebihan.
Pastikan aliran air shower cukup kuat untuk membasuh rambut dan kulit kepala secara efektif.
Anda bisa menggunakan alat bantu seperti waslap atau sponge untuk membersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau.
Diperhatikan:

Penggunaan shower untuk mandi wajib sah selama air mengenai seluruh tubuh secara merata.
Namun, beberapa ulama berpendapat bahwa mandi menggunakan bak atau ember lebih dianjurkan karena mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.
Jika ragu-ragu tentang kesempurnaan mandi wajib Anda, konsultasikan dengan ulama atau orang yang berilmu untuk memastikan keabsahannya.

Baca juga: Tata Cara Mandi Wajib Sebelum Mengerjakan Puasa Rajab

Baca juga: Tata Cara Mandi Wajib Menggunakan Bejana atau Bak Mandi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved