Jurnalis Tribun Ambon Dipukuli
Jenderal Dipukuli Pejabat JPL Bulog Maluku Saat Liputan Truk Angkut Beras Bulog yang Tergelincir
Sedang liputan truk bermuatan beras Bulog di Ambon yang tergelincir, jurnalis TribunAmbon bernama Jenderal Louis diduga dianiaya Kepala PT Jasa Prima
TRIBUNJAMBI.COM - Sedang liputan truk bermuatan beras Bulog di Ambon yang tergelincir, jurnalis TribunAmbon bernama Jenderal Louis diduga dianiaya Kepala PT Jasa Prima Logistik Bulog (JPLB) Cabang Maluku Utara.
Insiden kekerasan ini terjadi di jalan raya yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Gudang Beras Bulog (GBB) Halong milik Perum Bulog Drive Maluku - Maluku Utara, Kawasan Galala, Kota Ambon, Sabtu (13/1/2024).
Terduga pelaku atas nama Johan Isnain, Kepala JPLB Cabang Maluku.
Menurut korban, aksi kekerasan terjadi saat meliput insiden truk bermuatan beras Bulog tergelincir.
"Saat sedang mengambil video, dia (Johan Isnain,red) memarahi saya dan melarang saya merekan," kata korban Jenderal Louis.
Baca juga: Perputaran Uang Selama Pelaksanaan Jambi Expo Mantap 2024 Mencapai Rp 5,3 Miliar
Baca juga: Sosok Maruarar Sirait, Politisi PDI Perjuangan yang Mengundurkan Diri Karena Ikuti Jejak Jokowi
Saat tengah merekam, terlapor menghampirinya dan dengan suara lantang melarang korban yang tengah menjalankan tugas peliputan.
Korban lantas menurunkan HP yang digunakan untuk merekam dan kemudian menanyakan alasan pelarangan hingga menjelaskan keberadaannya selaku pewarta.
Namun, terlapor tidak menjelaskan alasannya pelarangan itu dan malah memukul korban.
"Saya menanyakan dengan baik-baik alasan kenapa melarang, namun dia tidak menjawab. Dia hanya menegaskan bahwa dia yang bertanggung jawab disini," katanya.
"Tidak ada korban," tambahnya menirukan ucapan terlapor.
Korban pun menyayangkan kejadian di ruang publik itu, apalagi dilakukan oleh pejabat publik kepada wartawan yang bertugas untuk kepentingan khalayak.
"Kami menjalankan tugas dilindungi undang-undang," tandasnya.
Baca juga: Angkut Batubara Lewat Jalur Sungai, Pemprov Jambi: Sopir Terdampak Diarahkan Bekerja di Perusahaan
Baca juga: Sebut Ikuti Jejak Jokowi, Maruarar Sirait Pilih Mundur dari PDI Perjuangan
Korban mengaku sudah menunjukkan id card, namun pelaku tetap melarang dan bahkan melakukan aksi kekerasan.
Kasus kekerasan ini sudah dilaporkan ke Polsek Baguala.
Korban sudah divisum dan diketahui mengalami memar di pelipis atas serta bengkak pada lengan.
Sosok Maruarar Sirait, Politisi PDI Perjuangan yang Mengundurkan Diri Karena Ikuti Jejak Jokowi |
![]() |
---|
Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub untuk Lelaki dan Perempuan |
![]() |
---|
Perputaran Uang Selama Pelaksanaan Jambi Expo Mantap 2024 Mencapai Rp 5,3 Miliar |
![]() |
---|
Sebut Ikuti Jejak Jokowi, Maruarar Sirait Pilih Mundur dari PDI Perjuangan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.