Banjir di Jambi

44 Ribu Jiwa Terdampak Banjir, BPBD Tebo Sebut Kondisi Saat Ini Masih Darurat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo mencatat sebanyak 44 ribu jiwa yang terdampak akibat banjir.

|
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Wira
Ahmad Rony 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo mencatat sebanyak 44 ribu jiwa yang terdampak akibat banjir.

Angka ini merupakan jumlah keseluruhan korban dari banjir yang terjadi dalam dua pekan terakhir.

Meskipun mayoritas wilayah kondisinya sudah surut, namun BPBD menyebut kondisi saat ini masih darurat.

"Sesuai prediksi BMKG sampai Februari puncak-puncak hujan. Berdasarkan data BMKG itu curah hujan harian di kita itu posisi waspada di posisi sekitar 63 mm per jam," ujar Sekretaris BPBD KabupatenTebo, Ahmad Rony, Selasa (16/1/2024).

Banjir yang terjadi belakangan ini, telah mengakibatkan sebanyak 9 kecamatan yang terdiri dari 63 desa dan 4 kelurahan terendam.

Rony mengatakan sejumlah fasilitas umum terdampak langsung akibat bencana banjir ini, di antaranya sarana kesehatan, sekolah, masjid dan lahan pertanian.

Namun pihaknya belum dapat menyampaikan secara detail karena hingga saat ini masih berjalan.

"Kita belum bisa kalkulasikan karena prosesnya masih berjalan, kita juga masih menunggu dari desa dan nantinya akan ada penanganan pasca bencana," ujarnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Buka Forum Konsultasi Publik, Pj Bupati Muaro Jambi Harap Dongkrak Kemudahan Usaha

Baca juga: Korban Asusila Ayah Tiri di Kutai Timur Dirudapaksa Kuli Bangunan di Panti Sosial

Baca juga: Kapolda Jambi Pimpin Pelaksanaan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia Penerimaan SIPSS

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved