Berita Jambi

Pemprov Jambi Minta Komitmen Perusahaan untuk Optimalkan Jalur Sungai Sebagai Angkutan Batubara

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman mengungkapkan ada dua hal penting yang dibahas dalam rapat pengatuan pengangkutan batu bara, pada Sabtu (13

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Musawira
Gubernur Jambi Al Haris 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman mengungkapkan ada dua hal penting yang dibahas dalam rapat pengatuan pengangkutan batu bara, pada Sabtu (13/1/2024) kemarin.

Yakni pembangunan jalan khusus batubara dan optimalisasi penggunaan pengangkutan batubara melalui jalur sungai.

“Ketika lalulintas di jalan umum mengalami kemacetan maka kita harus mendorong 2 hal yang harus terealisasi yaitu jalan khusus batubara dan optimalisasi jalur sungai,”

“Nah, untuk sampai pada tahap optimalisasi jalur sungai itu, hal-hal teknis harus dibicarakan, itu kita memperoleh informasi dari 5 perusahaan yang selama ini telah menggunakan jalur sungai, kita mintakan komitmennya untuk membantu pemerintah untuk menampung dari angkutan batubara yang akan lewat kesitu dan terusannya akan menuju sungai. Alhamdulilah komitmen dari perusahaan tersebut bersedia,” kata Sudirman yang juga Ketua Satgaswasgakkum.

Sudirman bilang kaitannya dengan jalan khusus batubara harus terus diperjuangkan, karena itu adalah suatu solusi untuk mengatasi kemacetan angkutan batubara.

"3 perusahaan yang membangun jalan khusus ini ketika ada masalah maka pemerintah turun. PT SAS yang diberi mandat untuk membangun jalan khusus batubara ada masalah, Pemprov juga turun, PT. Putra Bulian menghadapi masalah terkait dengan tanah-tanah yang tidak mau dibebaskan lahannya yang menjadi jalur khusus batubaranya kita juga turun, PT. Inti Tirta juga begitu, ketika menghadapi masalah Pemprov juga turun,”

“Komitmen untuk membangun jalan khusus batubara ini bukan hanya komitmen pemerintah saja tetapi pemegang IUP, para pengusaha tersebut memiliki komitmen yang sama untuk segera merealisasikannya,” jelas Sekda.

Rapat ini untuk merumuskan masalah teknis agar formula-formula penyelesaiannya diketahui. Bagaimana jika menggunakan jalan khusus, bagaimana komitmennya.

“Kemudian kesepakatannya antara pemilik pelabuhan itu dengan pemegang IUP bagaimana, itu nanti dibicarakan,” pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Beredar Koran Achtung Tentang Prabowo, TKD Tunggu Arahan TKN Untuk Laporan Ke Polisi

Baca juga: Prabowo Subianto Imbau Agar Kebaikan Tak Dibalas dengan Pengkhianatan: Jangan Jadi Malin Kundang

Baca juga: Update Lagi Kode Redeem Genshin Impact Mihoyo Minggu 14 Januari 2024

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved