LIPUTAN KHUSUS

Banjir Besar Siklus 20 Tahunan Intai Kota Jambi, Kadis Damkartan: Lima Hari ke Depan

Peristiwa itu seperti yang terjadi sekira 20 tahun lalu, banjir menggenangi Kota Jambi hingga wilayah Simpang Bata yang merupakan pusat perekonomian.

Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI/M YON RINALDI
Petugas Damkartan Kota Jambi sedang mengevakuasi seorang lelaki usia lanjut di Legok, Kota Jambi, yang mengalami stroke, Sabtu (13/1). 

Semakin Naik

Memasuki musik penghujan, debit air Sungai Batanghari semakin naik. Dampaknya, banjir terjadi di beberapa kawasan di Kota Jambi.

Penjabat Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, mengatakan sudah ada enam kecamatan yang terdampak banjir.

"Di antaranya Kecamatan Telanaipura, Pelayangan, Danau Teluk, Pasar, Jambi Timur dan Danau Sipin," ujarnya

Berikut ini data ketinggian air Sungai Batanghari yang dipaparkan Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari, saat apel siaga banjir pada Sabtu (13/1).

Pada 1 Januari 13,85 meter, 2 Januari 14,00 meter, 3 Januari 14,05 meter, 4 Januari 14,10 meter, 5 Januari 14,20 meter, 6 Januari 14,31 meter, 7 Januari 14,35 meter, 8 Januari 14,42 meter, 9 Januari 14,52 meter, 10 Januari 14,60 meter, 11 Januari 14,65 meter, 12 Januari 14,68 meter, 13 Januari 14,70 meter. Kemudian Minggu (14/1) berdasarkan pantauan Tribun Jambi di alat pemantauan air kawasan Ancol Jambi, ketinggian air 14,80 meter.

BMKG Prediksi Hujan Sedang-Lebat

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi memprediksi curah hujan harian kategori sedang hingga lebat akan terjadi di Provinsi Jambi pada 15-18 Januari 2024.

Kondisi itu kemungkinan bertahan hingga dasarian II-Januari 2024, sehingga diprakirakan terdapat daerah berpotensi banjir. Untuk wilayah Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Sarolangun, Tebo dan sebagian Tanjung Jabung Timur diharapkan waspada.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, Ibnu Sulistyono, mengatakan curah hujan akan melandai mulai 19 -21 Januari 2024. "Curah hujan diprediksi menurun atau kategori ringan hingga sedang dimulai 19 -21 Januari 2024," katanya, Minggu (14/1).

Perkembangan musim hujan 2023/2024 di wilayah Provinsi Jambi berdasarkan analisis dinamika atmosfer update dasarian III-Desember 2023, bahwa indeks ENSO menunjukkan kondisi ENSO (+ 2.11). Indeks IOD menunjukkan nilai positif (+0.64). IOD diprediksi memasuki kondisi Netral mulai Januari 2024.

Sementara itu, El Nino diprediksi terus bertahan (moderat) hingga awal 2024 dan kemudian melemah menuju metral hingga Juni 2024.

Analisis pada dasarian 1 Januari 2024 menunjukan MJO aktif di fase 2 dan 3 (Samudra Hindia Bagian Barat dab diprediksi aktif di fase 3, 4 dan 5 hingga awal dasarian III-Januari 2024. MJO berkaitan dengan aktivitas konveksi/potensi awan hujan di wilayah Indonesia.

Berdasarkan prakiraan peluang curah hujan pada dasarian II Januari 2024 hingga dasarian II Februari 2024, terdapat peluang curah hujan lebih dari 150 mm/dasarian dengan besaran peluang 40-70 persen di wilayah Merangin dan Sarolangun. Serta curah hujan lebih dari 100 mm/dasarian dengan besaran peluang 60 -90 persen di wilayah Kerinci, Kota Sungai Penuh, Bungo, Merangin, Sarolangun, Tebo dan sebagian Batanghari.

Pada Januari-Maret 2024, secara umum curah hujan diprakirakan dalam kategori menengah hingga tinggi (151-400 mm/bulan).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved