LIPUTAN KHUSUS

Banjir Besar Siklus 20 Tahunan Intai Kota Jambi, Kadis Damkartan: Lima Hari ke Depan

Peristiwa itu seperti yang terjadi sekira 20 tahun lalu, banjir menggenangi Kota Jambi hingga wilayah Simpang Bata yang merupakan pusat perekonomian.

Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI/M YON RINALDI
Petugas Damkartan Kota Jambi sedang mengevakuasi seorang lelaki usia lanjut di Legok, Kota Jambi, yang mengalami stroke, Sabtu (13/1). 

Simpang Bata merupakan yang merupakan satu di antara pusat perekonomian Kota Jambi jarang terdampak bencana banjir yang menjadi bencana tahunan Kota Jambi.

Namun, sekira 20 tahun lalu, kawasan itu pernah mengalami banjir.

Seorang juru parkir di kawasan Simpang Bata yang tidak mau namanya disebutkan, bertutur banjir pernah melanda wilayah itu sekira 20 tahun lalu. Titik yang paling parah berada di depan Bioskop Mega.

"Dulu kawasan ini pernah terendam banjir, tapi setelah itu tidak pernah lagi. Kalau bisa jangan sampai banjir lagi, susah kami mencari rezeki," ujarnya, Minggu (14/1).

Enam Kecamatan di Kota Jambi
Enam kecamatan di Kota Jambi yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Telanaipura, Pelayangan, Danau Teluk, Pasar, Jambi Timur dan Danau Sipin.

Jumlah yang terdampak banjir ada 2.392 jiwa dari 423 kepala keluarga (KK). Kemudian 104 rumah terendam banjir, sehingga 82 jiwa terpaksa mengungsi.

Pantauan Tribun, di kawasan Kampung Manggis, tepatnya di Jalan MH Bafadal RT 19, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, banjir telah terjadi sejak sebulan yang lalu.

Beberapa area publik tergenang, seperti lapangan sepak bola, tempat bermain anak-anak. .

Muhammad Isa, warga setempat, mengatakan sebulan ini air terus naik, namun belum sampai masuk kerumah warga.

"Rumah yang di belakang sini memang di buat panggung sehingga lebih tinggi dari jalan," ujarnya.

Pantauan Tribun Jambi, air tinggal sedikit lagi masuk teras dan rumah warga. Jalan di area tersebut sudah ada yang tergenang air.

Sementara di kawasan Legok, banjir sudah cukup tinggi. Bahkan Disddamkartan Kota Jambi harus mengevakuasi seorang lansia di RT 36 yang terjebak banjir.

Mustari mengatakan lansia bernama Lahmudin (72) dievakuasi setelah pihaknya mendapatkan laporan dari pihak kelurahan dan kecamatan setempat. "Jadi lansia tersebut mengalami stroke dan tempat tinggalnya sedang terjadi banjir," ujarnya.

Mustari mengatakan banjir di Kota Jambi bisa saja meluas beberapa hari ke depan. Hal itu imbas dari banjir limpahan dari Provinsi Jambi bagian barat.

"Untuk itu kita harus tetap waspada khususnya permukiman warga yang ada di bantaran Sungai Batanghari, seperti Sijinjang dan Sulanjana," pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved