Berita Jambi

Polemik Angkutan Batubara di Jambi - Jalan Khusus Terkendala Lahan ATJ Minta Bersabar BLT Bagi Sopir

Angkutan batubara di Jambi disarankan menggunkan jalur sungai jika ingin tetap beroperasi, atau menunggu jalan khusus batubara selesai dibuat.

Penulis: tribunjambi | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi/Hasbi
Truk batubara parkir di Terminal Alam Barajo, Kota Jambi. 

Dikatakannya, formula itu sudah ada, hanya saja ATJ belum diberi ruang yang lebar untuk diskusi agar lebih kongkrit.

"Saya berharap di masa deskresi inilah saatnya," ujarnya lagi.

Bahkan, data berapa jumlah armada per hari, jumlah korban laka lantas, jumlah armada yang aktif, tambang yang aktif, mereka punya.

Baca juga: Bocah 9 Tahun di Tanjabtim Dirudapaksa Ayah Tiri dan Tetangga, Terungkap Setelah Bertahun-tahun

Baca juga: 187 Kendaraan Ditilang Saat Ops Lilin Siginjai 2023 Polda Jambi

Kata Ketua DPRD Provinsi Jambi

Edi Purwanto mengatakan, langkah penyetopan angkutan batubara diambil untuk menjadikan komitmen dari jalur khusus angkutan batubara segera terealisasi sebagaimana wacana pemerintah.

Selama ini, jalan khusus angkutan batubara tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan.

"Sehingga dalam rapat kemarin, saya bersama pak Gubernur dan unsur forkompimda, TNI Polri memutuskan untuk seluruh angkutan batu bara tidak diizinkan untuk melintas di jalan nasional, alternatifnya itu melalui sungai," jelasnya.

Edi Purwanto melanjutkan, bahwa jalan khusus angkutan batu bara harus segera di realisasikan sebagai satu-satunya solusi dalam menyelesaikan segelumit masalah yang terjadi karena angkutan batu bara yang melintas jalan nasional juga dilalui oleh masyarakat umum.

"Dari awal saya sudah mendorong bagaimana jalan khusus ini harus segera di selesaikan, bahkan sudah berkali-kali saya berstatmen, jalan khusus ini adalah solusi utama, maka tegas saja kalau di saya sudah cukup lama mendorong stop angkutan batu bara sampai jalan khusus terealisasi," tambahnya.

Edi Purwanto mengingatkan, dengan keputusan yang ada saat ini dimana angkutan batu bara dialihkan menggunakan jalur sungai, bukan berarti jalan khusus yang menjadi solusi utama penyelesaian persoalan angkutan batu ini tidak dilaksanakan.

Maka dalam hal ini, Edi Purwanto mendorong pemerintah untuk mengevaluasi vendor yang berkomitmen membangun jalan khusus.

"Kita minta pemerintah untuk evaluasi vendor yang akan membangun jalan khusus ini," tutupnya.

Baca juga: Bachyuni Jadi Pembina Upacara di Hari Amal Bhakti Kemenag ke-78 di Muaro Jambi

Baca juga: Jambi Wilayah Barat Masih Hujan, Kerinci, Merangin, Sarolangun dan Bungo Waspada Banjir dan Longsor

Sopir Terdampak Penyetopan akan Diberi BLT

Sopir angkutan batubara di Jambi yang terdampak penyetopan hauling batubara, akan mendapat bantuan langsung tunai (BLT).

Hal ini seperti dikatakan Gubernur Jambi Al Haris.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved